Indonesia butuh waktu 30 tahun produksi mobil listrik nasional

Pengamat Transportasi, Agus Pambagio mengatakan Indonesia membutuhkan waktu hingga 30 tahun untuk bisa memproduksi mobil nasional sendiri. Untuk itu, dia menegaskan saat ini pemerintah fokus untuk riset pengembangan mobil listrik sehingga impian pemerintah untuk memproduksi mobil listrik dapat tercapai.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Indonesia butuh waktu 30 tahun produksi mobil listrik nasional
mobil listrik dahlan iskan. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Pengamat Transportasi, Agus Pambagio mengatakan Indonesia membutuhkan waktu hingga 30 tahun untuk bisa memproduksi mobil nasional sendiri. Untuk itu, dia menegaskan saat ini pemerintah fokus untuk riset pengembangan mobil listrik sehingga impian pemerintah untuk memproduksi mobil listrik dapat tercapai."Hanya untuk nantinya 20 tahun 30 tahun lagi bisa bikin sendiri, jangan cuma beli saja. Fokus riset saja dulu. Siapin energi listrik, terus kalau minyak kita jadi enggak laku siap enggak? karena enggak ada yang beli lagi kendaraan pakai listrik," ujar Agus kepada merdeka.com di Jakarta, Selasa (18/7).Agus mengaku sudah memberi solusi kepada Menteri ESDM, Ignasius Jonan agar Indonesia bisa ikut melakukan riset di beberapa negara yang telah terlebih dahulu mengembangkan teknologi mobil listrik seperti Amerika, Hong Kong dan Dubai."Kalau riset sendiri semuanya itu mahal, kalau tidak melakukan apa-apa nanti kita cuma membeli, jadi konsumen. Jadi saya usulkan join riset saja sama negara-negara yang sudah maju supaya tidak terlalu mahal dan kita juga tidak hanya sebagai konsumen tapi kita juga bisa belajar teknologi," jelas Agus.Agus menegaskan, jangan sampai Indonesia hanya diam saja agar di masa mendatang, tidak hanya menjadi negara importir saja."Kalau kita enggak riset artinya kita cuma beli cuma ngerakit saja dan memakai. Yang dapat duit dapat segala, negara lain. Jadi kalau join riset itu ya join kita setor duit ikut riset biar enggak terlalu mahal. Itu jalan tengahnya," pungkasnya.

Rekomendasi