Tak mau cuma impor, Luhut minta RI hasilkan sendiri mobil listrik

Tak mau cuma impor, Luhut minta RI hasilkan sendiri mobil listrik. Di masa mendatang, lanjutnya, mobil listrik akan sangat digemari. Sejalan dengan energi fosil, penghasil bahan bakar saat ini, ketersediaannya sudah semakin menipis. Selama ini BPPT baru sebatas membuat purwarupa atau prototype.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Tak mau cuma impor, Luhut minta RI hasilkan sendiri mobil listrik
Luhut Panjaitan. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mendorong Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT) agar serius untuk mengembangkan proyek mobil listrik. Dia ingin Indonesia bisa menjadi negara produsen mobil ramah lingkungan ini."Kita harus melihat ke depan. Jangan sampai kita hanya jadi pasar saja, tidak bisa produksi sendiri. Saya minta ke BPPT untuk bisa mengembangkan proyek ini," kata Menko Luhut, dalam acara Kongres Teknologi Nasional, di gedung BPPT, Senin (17/7).Di masa mendatang, lanjutnya, mobil listrik akan sangat digemari. Sejalan dengan energi fosil, penghasil bahan bakar saat ini, ketersediaannya sudah semakin menipis."Ini yang harus kita antisipasi agar tidak terus memakai energi fosil, pengembangan mobil listrik ini harus berjalan, agar kita tidak hanya menjadi importir," tegasnya.Menko Luhut menilai, selama ini BPPT baru sebatas membuat purwarupa atau prototype. Karenanya, dia berharap Indonesia bisa segera melakukan produksi mobil listrik secara besar-besaran.

Rekomendasi