DPR sebut BUMN dan swasta tak pernah bersinergi bangun ekonomi RI

Anggota Komisi VI DPR Zulfan Lindan melihat ketidakseimbangan antara perusahaan milik negara atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan swasta. Zulfan menyebut, banyak kesenjangan yang terjadi antara dua sektor tersebut. Selain itu, banyak menemukan fakta perusahaan pelat merah justru seperti bersaing dengan swasta.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
DPR sebut BUMN dan swasta tak pernah bersinergi bangun ekonomi RI
Menteri BUMN Rini Soemarno dan bos perusahaan BUMN. ©2015 Merdeka.com

Anggota Komisi VI DPR RI Zulfan Lindan melihat ketidakseimbangan antara perusahaan milik negara atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan sektor swasta. Zulfan menyebut, banyak kesenjangan yang terjadi antara dua sektor tersebut. "Seharusnya balance, tetapi sampai sekarang tidak ada. Kita harus ingat BUMN ini bukan milik pemerintah, tapi milik rakyat. Semua yang dilakukan harus untuk kepentingan rakyat," kata Zulfan, di Gado Gado Boplo, Jakarta, Sabtu (14/1).Zulfan mengatakan banyak menemukan fakta perusahaan pelat merah justru seperti bersaing dengan swasta. Padahal, seharusnya kedua sektor tersebut saling mendukung bahu membahu dalam membangun perekonomian negara. "Sektor yang paling besar kita harapkan menyumbang perekonomian itu, ya BUMN. Kalau BUMN dan swasta enggak sejalan, bagaimana perekonomian bisa meningkat," ujar Zulfan. Zulfan mengakui paham keinginan Presiden Jokowi untuk mendorong pembangunan infrastruktur membutuhkan dana yang besar dan kerja sama para pemangku kebijakan. "Tapi bukan jadi bersaing tidak sehat. Kok sekarang jadi saling membunuh antara BUMN dan swasta," pungkasnya.

Rekomendasi