BI proyeksi pertumbuhan kredit perbankan 2017 di 11 persen

Angka ini jika mengacu pada asumsi pertumbuhan yang disepakati bersama Komisi XI DPR sebesar 5,1 persen.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
BI proyeksi pertumbuhan kredit perbankan 2017 di 11 persen
konpers bank indonesia. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, memproyeksikan pertumbuhan kredit pada 2017 sekitar 11 persen. Angka ini jika mengacu pada asumsi pertumbuhan yang disepakati bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebesar 5,1 persen.Agus menuturkan proyeksi ini bisa berubah seiring pembahasan sampai asumsi pertumbuhan disepakati di paripurna mendatang."Pada hasil pembahasan APBN tahun 2017 kami melihat pertumbuhan kredit itu bisa ada di sekitaran 12 persen kalau seandainya diantara Pemerintah dan DPR sepakat pertumbuhan ekonominya ada di kisaran 5,2 persen. Tetapi seandainya pertumbuhan ekonomi ada di sekitaran 5,1 persen mungkin pertumbuhan kreditnya sedikit lebih rendah," kata Agus di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (9/8).Sementara, pertumbuhan kredit pada tahun ini diperkirakan kurang dari 10 persen. Hal ini disebabkan faktor eksternal dan internal. Dari eksternal, pertumbuhan ekonomi global yang sedang menurun membuat kinerja kredit melambat."Faktor ekonomi global yang masih lemah yang membuat ekspor kita turun dan harga komoditi yang menjadi andalan Indonesia belum pulih," ungkap Agus.Dia menambahkan, dari dalam negeri, perlambatan kredit dipicu sikap kehati-hatian bank dalam menjaga tingkat kredit macet atau Non Performing Loan (NPL). Selain itu, tingkat konsumsi domestik juga berkurang."Tetapi tahun depan kita harapkan sudah ada perbaikan. Dari swasta akan lebih aktif dan pemerintah juga perlu ada konsolidasi di fiskal juga. Terus pembangunan infrastrukturnya. Jadi kita lihat akan lebih baik ke depannya," kata Agus.

Rekomendasi