Bank Mandiri menyerahkan tiga sepeda motor sampah kepada pemerintah Kabupaten Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk membantu menyelesaikan permasalahan sosial dan lingkungan di wilayah tersebut.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan rencananya sepeda motor sampah berkapasitas sekitar 500 liter ini akan dikelola oleh Pemkab Labuan Bajo untuk mengangkut sampah dari tempat umum seperti di lokasi wisata ke tempat penampungan sampah sementara.
"Kami memahami bahwa dukungan ini tidaklah besar, namun kami berharap langkah ini dapat membantu pemerintah setempat dalam memperkuat tata kelola daerah dan meningkatkan daya tarik Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata," kata Rohan di Labuan Bajo, Komodo, Manggarai Barat, Senin (23/5).
Dia menambahkan, bantuan ini juga merupakan bagian dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Bank Mandiri melalui tiga pilar utama. Yakni pembentukan komunitas mandiri melalui pelaksanaan program Mandiri Bersama Mandiri.
"Ini bertujuan untuk membina kelompok masyarakat atau komunitas secara terintegrasi dalam hal kapasitas, infrastruktur, kapabilitas dan akses," kata dia.
Kemudian, pencapaian kemandirian edukasi dan kewirausahaan dicapai dengan melaksanakan program Wirausaha Mandiri dan Mandiri Peduli Pendidikan. Tujuannya, untuk menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.
"Pilar yang terakhir adalah Financial Literacy yang merupakan program edukasi masyarakat terkait pengelolaan keuangan untuk mewujudkan masyarakat yang sadar perencanaan keuangan," pungkas Rohan.