PLN pakai PLTMH untuk terangi 7.000 rumah tangga di Pekalongan

PLTMH tersebut memanfaatkan aliran sungai Sengkarang untuk membangkitkan listrik.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
PLN pakai PLTMH untuk terangi 7.000 rumah tangga di Pekalongan
Tower Listrik. ©shutterstock.com

PT PLN (Persero) berhasil memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) Lebak Barang untuk tambah rasio elektrifikasi di Pekalongan, Jawa Tengah. PLTMH tersebut memanfaatkan aliran sungai Sengkarang untuk membangkitkan listrik.

Direktur Bisnis Regional Bagian Tengah Nasri Sebayang mengatakan PLN sangat konsern untuk tingkatkan rasio elektrifikasi Nusantara, sekaligus memanfaatkan penggunaan energi baru terbarukan. Untuk itu, peresmian PLTMH Lebak Barang berkapasitas 7 MW ini merupakan perwujudan nyata upaya yang dilakukan PLN untuk tambah pasokan listrik menggunakan energi yang ramah.

"Kami senang sekali akhirnya PLTMH Lebak Barang ini bisa berfungsi maksimal, dan bisa dimanfaatkan dengan baik bagi sekitar 7.000 rumah tangga. Kami harap dukungan warga untuk menjaga keberlangsungan PLTMH di Lebak Barang," ujar Nasri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (11/3).

Menurut dia, pembangunan PLTMH ini tidak mudah karena setiap hari mengalami banyak kendala, mulai dari kontruksi dan kajian teknis. Sementara, terkait dengan pemilihan lokasi di Kabupaten Pekalongan ini karena mempunyai potensi alam yang memenuhi syarat dibangun PLTMH.

"Meski pembangunannya banyak mengalami kendala, namun kami bersyukur kerja keras semua pihak terutama PLN kini terbayar, saya optimis bahwa PLTMH bisa beroperasi sampai dengan 100 tahun bergantung pada pemeliharaan dan berharap PLTMH ini bisa tumbuh dan berkembang dengan baik," kata dia.

PLTMH yang dibangun oleh PT Hidro Rizki Ilahi (HRI) tersebut mampu menghasilkan listrik sebesar 7 MW melalui tiga unit mesin dan masuk kedalam sistem interkoneksi Jawa Tengah melalui transmisi 20 kV.

Rekomendasi