Banyak utang, Kadin pesimis Merpati bisa hidup kembali

Kadin pun pesimis akan ada investor yang bersedia membayarkan utang tersebut.

Hana Adi Perdana
Oleh Hana Adi Perdana - Reporter
Banyak utang, Kadin pesimis Merpati bisa hidup kembali
Merpati. ©2013 Merdeka.com

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pesimis dengan rencana pemerintah untuk hidupkan kembali PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Alasannya maskapai pelat merah ini menanggung utang mencapai triliunan Rupiah.

"Boleh saja dihidupkan lagi, tapi utang dihapus dulu," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Telematika, Penyiaran, dan Ristek Ilham Habibie, di JW Marriot Hotel, Jakarta, Selasa (23/2).

Lebih lanjut, Ilham menegaskan utang Merpati mencapai Rp 7 triliun. Dia pun pesimis akan ada investor yang bersedia membayarkan utang tersebut.

"Kalau investor suruh bayar itu, tidak bakalan ada yang mau. Mending buat beli lisensi saja," kata dia.

Selain itu, kata Ilham, pesawat milik Merpati banyak yang tidak bisa diterbangkan lagi. Menurut dia, jika ada investor yang berminat, investor tersebut hanya akan membeli pesawat yang masih memiliki kondisi yang baik.

"Jadi, belum tentu ada yang mau beli Merpati punya aset. Untuk mendapatkan lisensi, kan tidak sulit asalkan punya lima pesawat," pungkas dia.

Rekomendasi