Perum Produksi Film Negara (PFN) bersama dengan PT Telkom Indonesia mencoba menghidupkan kembali serial Si Unyil untuk merambah di layar kaca. Berbeda dengan sebelumnya, Si Unyil akan kembali bukan dalam bentuk boneka, melainkan dalam bentuk animasi.
Direktur Utama Perum PFN, Selvi Arifin mengatakan, anak-anak Indonesia bisa menyaksikan Si Unyil pada Agustus 2016 mendatang. Nantinya, serial Si Unyil akan menampilkan berbagai edukasi yang bertemakan persahabatan dan petualangan dengan target audience anak berusia 3-6 tahun.
"Anak Indonesia butuh role model sehingga itu alasan kita menghidupkan Unyil. Tayanganya rencananya launching Agustus ada opening episode 17-an dengan tema semangat kemerdekaan," kata Selvi di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Rabu (17/2).
Dia menambahkan, nantinya akan membuat tiga season dari serial ini. Bahkan ke depannya, PFN berencana agar Si Unyil bisa merambah ke layar lebar.
"Season satu sebanyak 13 episode yang berdurasi 22 menit. Dalam satu episode itu ada 2 cerita. Kami berencana akan lanjut sampai ke season 3 dan akan buat layar lebarnya di tahun ketiga," imbuhnya.
Meski begitu, PFN sendiri belum bisa menentukan di mana serial ini akan tayang. Sebab belum ada kesepakatan antara PT Telkom Indonesia maupun pihak televisi nasional untuk menayangkan serial ini.
"Kami masih membuka diri untuk mediasi dengan TV untuk bicara agar bisa tayang di TV nasional. Untuk saat ini kami belum bisa menentukan apakah akan tayang di TV nasional atau di platform milik PT Telkom (TelkomVision)," jelas Selfie.