Bos Garuda sebut harga tiket pesawat tak terpengaruh penurunan avtur

Menurut dia, penentuan harga tiket pesawat tetap mengikuti harga pasar.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
Bos Garuda sebut harga tiket pesawat tak terpengaruh penurunan avtur
Garuda Indonesia. merdeka.com

Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Arif Wibowo mengatakan turunnya harga bahan bakar pesawat terbang atau avtur tidak mempengaruhi perubahan harga tiket pesawat. Menurut dia, penentuan harga tiket pesawat tetap mengikuti harga pasar.

"Mekanismenya kan harga mengikuti pasar. Turunnya avtur juga kemakan dengan pertumbuhan kapasitas kita. Karena dengan 23 pesawat saja, fuel burn-nya naik sekitar 10-15 persen," kata Arif dalam seminar Reshaping Sharpening, & BUMN Outlook 2016 di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (17/12).

Dengan demikian, penurunan avtur ini lebih dimanfaatkan sebagai perluasan bisnis. Alasannya, penurunan avtur biasanya diikuti dengan pertumbuhan ekonomi yang kurang baik, atau currency yang agak terganggu.

"Ini seperti pengungkit, satu naik satu turun. Itu yang saya bilang sebagai bagian dari strategi Garuda Indonesia menghadapi strong head wind dan tail wind," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Arif, penurunan tersebut juga tidak selamanya membawa keuntungan bagi Garuda Indonesia. "Kompetitor kita juga merasakan yang sama. Karena biasanya strong head wind dibuat dari penurunan avtur. Penurunan depresiasi. Ditambah pertumbuhan ekonomi masih di bawah ekspektasi," pungkas dia.

Seperti yang diketahui, PT Pertamina telah menurunkan harga bahan bakar jenis avtur yang digunakan sebagai bahan bakar pesawat terbang pada awal Oktober lalu. Besaran harga avtur berada di kisaran 5,23 persen terhadap harga rill dalam denominasi Dolar AS.

Rekomendasi