Sudirman Said datangi Menteri Rini bahas penghapusan premium

Sudirman membantah pertemuan dilakukan untuk membahas pergantian dirut PLN.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Sudirman Said datangi Menteri Rini bahas penghapusan premium
Menteri Sudirman Said. ©2014 Merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Menteri ESDM Sudirman Said menyambangi Kementerian BUMN untuk menemui Menteri BUMN Rini Soemarno. Selain Sudirman, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sofyan Basir juga terlihat hadir dalam pertemuan ini.

Pertemuan ini awalnya diduga dilakukan untuk membahas pergantian dirut PLN. Dari kabar yang beredar, Sofyan Basir akan menggantikan Nur Pamudji di pucuk pimpinan BUMN listrik tersebut.

Namun demikian, Sudirman membantah pertemuan dilakukan untuk membahas pergantian direksi PLN. Menurut Sudirman, pertemuan kali ini membahas rekomendasi yang diajukan tim reformasi tata kelola migas untuk menghapus Premium di Indonesia"Saya tidak bicara tentang dirut PLN. Yg RUPSnya kan ibu menteri (bumn). Saya cuma bahas tentang rekomendasi tim reformasi dan terkait Pertamina. Kita kasih kesempatan Pertamina untuk siap-siap terhadap kendala teknis rekomendasi," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/12).Menurut dia, rekomendasi terkait bahan bakar minyak (BBM) subsidi Ron 88 dan diganti dengan Ron 92 untuk pemberian subsidi BBM."Pertama dikasih persiapan teknis supaya tidak terganggu supplynya. Tim rekomendasi mengusulkan 5 bulan persiapan, tapi kami serahkan semuanya pada Pertamina sebagai pihak penyelenggara," jelas dia.Dia menambahkan, hingga saat ini penghapusan Ron 88 menjadi Ron 92 masih menjadi pembahasan di level pemerintahan. "Belum, bukan berarti besok dihapuskan," tutupnya.

Rekomendasi