Menteri ESDM: Amien jadi kepala SKK Migas bukan nepotisme

Amien dan Sudirman sama-sama jebolan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Menteri ESDM: Amien jadi kepala SKK Migas bukan nepotisme
Amien Sunaryadi. ©istimewa

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said membantah adanya praktik nepotisme dalam pemilihan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi. Amien dan Sudirman pernah satu almamater yaitu di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

"Saya enggak percaya pada primordialisme, asal usul seseorang. Yang saya lihat pertama kali bukan karena almamater, tapi karena kompetensinya. Di sini semua karyawan berasal dari almamater yang berbeda. Kebetulan saja Pak Amien satu almamater dengan saya," ujar dia dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (19/11).

Sudirman menuturkan, nantinya bakal banyak orang yang ditunjuk untuk melakukan perombakan organisasi di Kementerian ESDM. Salah satunya, posisi kosong Dirjen Migas yang kini diisi Pelaksana Tugas Dirjen Migas Naryanto Wagimin. "Nanti ada banyak lagi yang mau ditunjuk," kata dia.

Amien berasal dari satu universitas yang sama dengan Sudirman Said yakni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) pada tahun 1982. Ia meraih gelar Akuntan (Ak) dari Program Diploma III dan IV STAN pada 1988. Bersama Sudirman Said dan beberapa tokoh lainnya, ia mendirikan Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI).

Amien Sunaryadi adalah mantan wakil ketua KPK periode 2003-2007. Saat ini dia menjabat sebagai Senior Governance and Anti Corruption Officer di World Bank Indonesia.

Menurut website resmi KPK, sebelum menjabat sebagai Wakil Ketua KPK, Amien adalah mantan Kepala Sub Direktorat Pengawasan Khusus Kelancaran Pembangunan pada Deputi Bidang Pengawasan Khusus Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Rekomendasi