Pada penutupan perdagangan bursa saham pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi. Penurunan tipis tersebut karena belum adanya pola uptrend setelah mencapai level tertinggi pada tahun ini, di level 5223.
Hari ini, IHSG akan berada pada rentang 5165 – 5236. Target resistance terdekat saat ini, berada pada level 5236 jika berhasil ditembus maka akan menambah lagi kekuatan naik IHSG untuk menuju level resistance tertinggi sepanjang masa pada 5251.
"Hal ini tentunya juga terbantukan oleh semangat tinggi, menyongsong pemerintahan baru yang akan memberikan harapan baru bagi Indonesia dan arus investasi pasar modal," ujar Research Department PT Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijaya di Jakarta, Senin (25/8).
Adapun, support saat ini berada pada level 5165 sebagai support terdekat IHSG. Sementara, untuk pertimbangan saham hari ini adalah JPFA, MAIN, BBCA, BBNI, SSIA, NRCA, SAME, ASII, dan MPPA.