Politisi PAN pertanyakan duit pembelian kembali Indosat

Chandra mencontohkan, pembelian Axis oleh XL, yang harganya mencapai Rp 17 triliun.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Politisi PAN pertanyakan duit pembelian kembali Indosat
Indosat program mudik. ©2013 Indosat.com

Calon presiden Joko Widodo menyatakan niatnya untuk kembali membeli atau buy back Indosat. Dalam debat capres beberapa waktu lalu, Jokowi menyatakan jika pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen maka akan bisa beli Indonesia.

Anggota Komisi I Fraksi PAN Chandra Tirta Wijaya mengkritik niat Jokowi yang tidak masuk akal tersebut. Negara tidak punya uang untuk membeli Indosat yang harganya bisa mencapai Rp 200 triliun. "Tidak semudah dan tidak semurah itu. Uang darimana Jokowi?" kata Chandra dalam diskusi di Jakarta, Kamis (26/6).Dia mencontohkan, pembelian Axis oleh XL, yang harganya mencapai Rp 17 triliun. Padahal Axis hanya operator kecil yang mempunyai sedikit pelanggan. Namun XL berani beli mahal karena ingin menguasai frekuensi Axis."Kasus sekarang saja akuisisi Aaxis oleh XL. Axis itu kecil tapi punya frekuensi besar. Mereka tidak bisa bersaing dengan operator 3 besar kemudian XL berani membayar Rp 17 triliun," katanya.Dia menegaskan jika harga Axis sampai Rp 17 triliun, maka bisa jadi harga Indosat bisa mencapai Rp 200 triliun. Indosat mempunyai banyak pelanggan serta mempunyai orbit satelit sendiri. "Berapa uangnya? Capres ngomong terlalu detil susah. Dia ngomong buy back maka akan tinggi harganya. Sekarang Indosat banyak utang, membeli Indosat harus nanggung utangnya," ungkapnya.

Rekomendasi