MNC sinyalir ada pembajakan pada sistem Bloomberg

"Bahwa pemberitaan tersebut tidak benar dan bersifat fitnah," kata Arya Sinulingga.

Alwan Ridha Ramdani
Oleh Alwan Ridha Ramdani - Reporter
MNC sinyalir ada pembajakan pada sistem Bloomberg
Gedung MNC Grup. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

PT MNC Investama Tbk. membantah beredarnya kabar adanya pemborongan saham, yang dilakukan oleh investor dengan menggunakan nama Tanoesoedibjo Prabowo - Hatta. Menurut perusahaan, disinyalir ada pembajakan sistem di Bloomberg.

"PT MNC Investama Tbk dengan kode saham BHIT, tidak mengetahui transaksi dari investor yang tercatat sebagai ’Tanoesoedibjo Prabowo-Hatta’," tulis Direktur Group Corporate Secretary Arya Sinulingga dalam surat bantahan yang dikirim pada merdeka.com, Jumat (20/6). 

Dia menuliskan, bahwa saham tersebut secara resmi tercatat atas nama Hary Tanoesoedibjo, sebagai ’kepemilikan saham yang dimiliki Dewan Komisaris dan Direksi atas nama pribadi’."Bahwa pemberitaan tersebut tidak benar dan bersifat fitnah," katanya.

Dalam satu portal investasi, disebutkan terjadi pembelian saham pada empat perusahaan grup MNC senilai Rp 869,8 miliar oleh investor bernama Tanoesodibjo- Prabowo - Hatta

Perinciannya, dana sebesar Rp 712,7 miliar untuk membeli 6,13 persen saham PT Bhakti Investama Tbk (BHIT). Kemudian, sebanyak Rp 112 miliar untuk membeli 1,38 persen saham PT MNC Land Tbk (KPIG)).

Lalu, sebesar Rp 33,4 miliar untuk mendapatkan 0,11 persen saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR). Dan, sebanyak Rp 11,8 miliar untuk kepemilikan 0,03 persen saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Rekomendasi