Resmi mundur, SBY puji Hatta sebagai menko berprestasi

Sang besan disebut presiden berperan penting menyusun MP3EI. SBY juga mendoakan Hatta sukses di masa depan.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Resmi mundur, SBY puji Hatta sebagai menko berprestasi
Prabowo dan Hatta temui SBY di Istana. ©Rumgapres/Abror Rizki

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan pengunduran diri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, yang akan mengikuti pemilihan presiden Juli mendatang, sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto.

RI 1 langsung mengabulkan keinginan bawahannya itu saat bertandang ke Istana Negara tiga hari lalu. Kini posisi menko perekonomian beralih ke Chairul Tanjung, sebelumnya Ketua Komite Ekonomi Nasional.

Kendati Hatta mundur saat umur kabinet tinggal hitungan bulan, SBY mengaku tidak keberatan. Sebab, pria yang juga besan presiden itu dianggap sudah berjasa besar mengelola ekonomi Indonesia selama nyaris lima tahun terakhir.

"Selama mengemban tugas selama jadi Menko Perekonomian, Pak Hatta punya prestasi yang baik. Saya amat terbantu apa yang dilakukan oleh Hatta utamanya dalam koordinasi ekonomi dan membantu saya dalam pengambilan keputusan dan kebijakan yang berkaitan dengan ekonomi," kata presiden dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/5).

Salah satu prestasi Hatta sebagai menko itu yang paling disoroti SBY, adalah kemampuannya menangani hantaman krisis ekonomi global ke Tanah Air. Sehingga masyarakat tidak mengalami gejolak berarti, misalnya pada 2011 dan 2013.

Selain itu, presiden mengapresiasi langkah Hatta yang aktif menggodok Masterplan Percepatan dan Perencanaan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Cetak biru kebijakan itu disebut presiden bisa menggenjot ekonomi riil di Tanah Air.

"Kita bertekad mengubah jalannya sejarah dengan infrastruktur dan ekonomi secara riil. Agar konektivitas bisa dibangun secara baik. Itu semua keterlibatan menko perekonomian dalam menyusun masterplan itu," kata SBY.

Di luar itu, presiden mendoakan Hatta sukses dengan niatnya mengikuti pemilihan presiden Juli mendatang. Untuk diketahui, walau berbeda partai dengan SBY, Hatta sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) dalam pemilihan umum 2009 menjadi ketua Tim Sukses Nasional pasangan SBY-Boediono. Hatta saat itu menjabat selaku menteri sekretaris negara.

"Saya mengucapkan terima kasih pada Hatta. Saya mendoakan Hatta memiliki karir lebih baik di masa yang akan datang," kata presiden.

Rekomendasi