Boediono dan Hatta Rajasa di balik pencalonan Agus Marto

Staf khusus presiden mengaku tidak mengetahui nama lain di luar Agus Marto.

Wisnoe Moerti
Oleh Wisnoe Moerti - Reporter
Boediono dan Hatta Rajasa di balik pencalonan Agus Marto
sby rapat kerja kabinet. ©rumgapress/abror rizki

Munculnya nama Agus Martowardojo sebagai calon tunggal gubernur Bank Indonesia yang direkomendasikan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), diakui tidak lepas dari peran berbagai pihak. Presiden mendapat 'bisikan' sebelum akhirnya mengirim nama Agus Marto ke DPR.

Salah satunya adalah Wakil Presiden Boediono dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. "Presiden menerima masukan dan pertimbangan dari berbagai pihak. Termasuk menko perekonomian dan wapres," ungkap Staf khusus Presiden bidang ekonomi Firmanzah kepada merdeka.com, Sabtu (23/2).

Dia hanya mengatakan bahwa dari pilihan yang ada, presiden menjatuhkan keputusan untuk merekomendasikan Agus Marto. Namun, ketika ditanya mengenai nama calon lain yang masuk ke meja presiden, Firmanzah mengaku tidak mengetahuinya.

"Kalau nama lain saya tidak tahu, yang saya tahu hanya nama yang kemudian direkomendasikan," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi XI DPR Achsanul Qosasi mengatakan, presiden diperkenankan mengajukan calon tunggal. Hal serupa pernah dilakukan saat Presiden SBY mengajukan nama Darmin Nasution sebagai Gubernur Bank Indonesia.

"Tidak masalah calon tunggal dan tetap bisa proses," kata Achsanul.

Pihaknya siap menggelar fit and proper test untuk menguji kapasitas Agus Marto sebagai calon gubernur bank sentral.

Rekomendasi