Pembukaan sidang Munas APJII alot

Musyawarah Nasional diikuti 234 orang dari 143 perusahaan.

Alwan Ridha Ramdani
Oleh Alwan Ridha Ramdani - Reporter
Pembukaan sidang Munas APJII alot
apjii. ©2012 Merdeka.com

Musyawarah Nasional Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada hari ini, Rabu (4/7) sampai Jumat (6/7), yang digelar di Bali mulai dibuka. Pembukaan langsung diwarnai interupsi peserta sidang karena panitia pelaksana mengajukan usulan sidang dipimpin oleh wakil dari koordinator wilayah.

Peserta Munas yang mencapai 234 orang dari 143 perusahaan meminta pimpinan sidang netral dan bukan dari juru kampanye calon yang mengajukan diri menjadi Ketua Umum APJII. Setelah perdebatan sengit, peserta akhirnya memilih Mantan Sekretaris Jenderal APJII, Sanjaya yang juga pejabat teknis Apnic (Asia Pacific Network Internet Center) untuk memimpin jalannya sidang yang didampingi Dedi dari Dasnet, Pekanbaru.

Pimpinan sidang dibagi tiga yang nantinya memimpin sidang tata tertib,  laporan pengurus, dan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Untuk pembahasan AD/ART memilih Teddy S Muslih dari PC 24, yang dinilai netral untuk membahas agenda sidang ketiga yang diperkirakan akan alot. "Pemilihan pimpinan sidang selesai, setelah itu sidang mulai lancar. Pembukaan resmi diagendakan besok," ujar salah seorang peserta sidang Sapto Anggoro pada merdeka.com, Rabu (4/6).

Panitia mengatakan Munas akan diramaikan 5 pasang calon yang akan bertarung memperebutkan kursi ketua umum. Beberapa nama yang sudah mencuat diantaranya Benyamin Naibaho pemilik CNI, A Sapto Anggoro yang sebelumnya menjabat pengawas APJII yang juga pemilik Indonusa. Irvan Nasrun pemilik VipNet dan Kabid IIX APJII, Sammy Pangerapan yang saat ini menjabat Wakil Ketua Umum APJII dan Adhytia WA pemilik Data Utama. 

Berbagai bahasan yang akan diulas dalam pertemuan tersebut diantaranya perkembangan pasar internet terutama di wilayah Indonesia Timur, yang saat ini masih minim penetrasi industri karena tidak ada infrastruktur. "Dengan adanya proyek fiber optik ke wilayah Indonesia Timur, diharapkan industri internet akan berkembang," ujar Ketua Pelaksana Munas APJII, Heru Nugroho.

Rekomendasi