Beli saham Facebook, untung atau buntung?

Morgan Stanley diketahui telah membantu saham Facebook agar tidak terlalu jatuh pada saat IPO.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Beli saham Facebook, untung atau buntung?
facebook. merdeka.com/shutterstock.com

Setelah memperdagangkan saham perdananya pada Jumat (18/5) di indeks Nasdaq, bagaimana nasib saham Facebook pada perdagangan saham setelahnya?

Pada akhir perdagangan pasar saham pekan lalu, Facebook berhasil meraih harga USD 38,23 per lembar saham pada saat penutupan pasar. Bahkan, perusahaan yang mempunyai kode FB.O itu berhasil menjual 421 juta lembar saham.

Menurut berita yang dilansir dari Reuters, potensi pelemahan harga saham perusahaan jejaring sosial tersebut terbuka seiring dengan "bantuan" Morgan Stanley pada saat IPO perusahaan tersebut.

Menurut sumber Reuters, sebagai perusahaan penjamin emisi Facebook, Morgan Stanley telah membeli saham FB agar tidak jatuh di bawah level USD 38 per lembar saham.

Meski begitu, beberapa analis mengatakan bahwa bank tersebut tidak akan selamanya membantu Facebook agar harganya tidak turun. Dan jika bantuan itu dihentikan, maka otomatis akan melemahkan saham perusahaan milik Mark Zuckerberg itu.

Bank yang memimpin jaminan emisi untuk perdagangan modal biasanya menjual saham yang bukan miliknya. Namun, jika perusahaan tersebut mengalami masalah, maka bank penjamin emisi akan membeli saham tersebut pada harga IPO.

Menurut penghitungan Reuters, jika Morgan Stanley membeli semua saham yang diperdagangkan pada kisaran harga USD 38 per lembar saham pada 20 menit terakhir maka nilai total saham yang dibeli adalah sekitar USD 2 miliar.

Sementara jika pembelian saham untuk membantu FB mencapai 63 juta, maka diperkirakan Morgan Stanley telah mengeluarkan koceknya sekitar USD 2,4 miliar.

Di sisi lain, analis keuangan terkenal asal Amerika Serikat, Baron mengatakan, perdagangan saham Facebook bisa melemah menjadi di bawah USD 38 per lembar saham.

Baron juga mengatakan bahwa harga saham FB di atas harga yang semestinya (overprice) bila dibandingkan perusahaan sejenis seperti Google. Artinya, Facebook harus bekerja keras untuk menambah penghasilannya dari pengguna FB di telepon seluler.

Minggu lalu, perusahaan otomotif terbesar AS, General Motors mengaku akan menghentikan iklan mereka di Facebook. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap penerimaan perusahaan jejaring sosial tersebut.

Nasib harga saham Facebook akan terlihat pada perdagangan Senin (21/5) waktu setempat atau nanti malam Waktu Indonesia Barat (WIB).

Sementara itu, Zuckerberg mungkin tengah menikmati bulan madunya yang manis setelah melakukan pernikahan dengan Priscilla Chan Minggu (20/5) lalu.

Seminggu terakhir ini memang menjadi kebahagiaan tersendiri untuk pria yang berumur 28 tahun 14 Mei lalu. Selain IPO, dia juga telah melangsungkan pernikahan dua hari setelah IPO. Apakah Zuckerberg masih bisa tersenyum awal pekan ini?

Rekomendasi