Kepercayaan konsumen melemah

Melemahnya kepercayaan konsumen disebabkan oleh penilaian masyarakat yang lebih buruk terhadap keadaan ekonomi nasional

Alwan Ridha Ramdani
Oleh Alwan Ridha Ramdani - Reporter
Kepercayaan konsumen melemah
Warung Sembako. merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Kepercayaan konsumen kembali melemah pada bulan April 2012. Hasil survei yang dilakukan Danareksa Research Institute (DRI) menunjukkan, indeks kepercayaan konsumen turun sebesar 1,7 persen menjadi 83,4.

"Melemahnya kepercayaan konsumen ini disebabkan oleh penilaian masyarakat yang lebih buruk terhadap keadaan ekonomi nasional maupun lokal saat ini," ungkap Kepala Ekonom Danareksa Research Institute (DRI) Purbaya Yudi Sadewa melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Rabu (2/5).

Melemahnya kepercayaan konsumen juga lantaran meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap kenaikan harga bahan pangan. Sekitar 73,4 persen konsumen menyatakan khawatir terhadap kenaikan harga bahan pangan.

Indeks Situasi Sekarang (ISS) juga turun sebesar 3,4 persen menjadi 67,8 lantaran konsumen memberikan penilaian yang lebih buruk terhadap keadaan ekonomi nasional maupun lokal saat ini. Indeks Ekspektasi (IE) juga turut menurun 0,7 persen menjadi 95,0. Dengan menurunnya IE, optimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi dalam enam bulan mendatang semakin menurun.

Meskipun optimisme masyarakat menurun, rencana untuk membeli barang-barang tahan lama justru meningkat pada bulan April. Berdasarkan hasil survei terakhir, sekitar 34 persen konsumen yang disurvei berencana membeli barang tahan lama dalam enam bulan mendatang, naik dari 28,7% pada bulan Maret.

Secara keseluruhan, konsumen juga merasa optimis tekanan inflasi akan sedikit menurun dalam enam bulan mendatang. Indeks yang mengukur sentimen konsumen terhadap inflasi turun sebesar 0,3 persen menjadi 191,0 pada bulan April.

kepercayaan konsumen terhadap kemampuan pemerintah untuk melaksanakan tugas, juga kembali melemah. Komponen yang menunjukkan penurunan terbesar adalah komponen yang menunjukkan kemampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga yang turun sebesar 7,5 persen menjadi 51,5.

Rekomendasi