Belanja masyarakat didominasi barang dan jasa

Masyarakat berpendapatan diatas Rp 1 juta menghabiskan uangnya 22,40 persen untuk barang dan jasa.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Belanja masyarakat didominasi  barang dan jasa
ilustrasi.

Kementerian Perdagangan mencatat konsumsi masyarakat Indonesia, mulai beralih dari makanan ke barang dan jasa. Paling tidak, pengeluaran masyarakat Indonesia sekitar 17,92 persen dihabiskan untuk kebutuhan barang dan jasa dibandingkan pembelian untuk makanan dan minuman yang hanya 13,73 persen dari pengeluaran.Total pengeluaran rumah tangga masyarakat Indonesia tahun 2011mencapai Rp 419 triliun, meningkat dari tahun 2010 sebesar 4,5 persen. "Sementara untuk tahun 2012 ini kami perkirakan konsumsi rumah tangga langsung akan mencapai Rp. 440 triliun," ujar Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di kantor Kementerian Perdagangan, Senin (2/4).Dia menegaskan produk yang dikonsumsi masyarakat dalam  negeri masih dominan produk buatan dalam negeri dibandingkan impor. Namun, pertumbuhan impor barang konsumsi meningkat sekitar 34 persen dibandingkan tahun 2010. "Besarnya 2,5 kali dari produk impor," kata Bayu.Bayu menegaskan pemerintah akan mendorong produk dalam negeri bisa memenuhi permintaan konsumsi masyarakat untuk mencegah meningkatnya konsumsi barang impor.  Saat ini, masyarakat yang berpendapatan diatas Rp 1 juta, menghabiskan uangnya sebesar 22,40 persen untuk barang dan jasa, perumahan dan fasilitas rumah tangga mencapai 21,57 persen dan barang tahan lama mencapai 15,68 persen.

Rekomendasi