Ramadan, keuntungan jasa penitipan hewan melonjak 800 persen
Merdeka.com - Bukan hanya bisnis pakaian saja yang meningkat keuntungannya saat Ramadan, bisnis jasa penitipan hewan peliharaan juga meningkat keuntungannya.
Pemilik usaha jasa penitipan kucing Meeow House di Jakarta Pusat, Teguh Iman Santoso mengatakan, keuntungan yang didapat meningkat hingga 800 persen menjelang Lebaran.
"Kalau di hari-hari biasa penghasilan hanya lima juta rupiah per bulan, tetapi menjelang dan selama libur Lebaran itu bisa 30 sampai 40 juta rupiah," kata Teguh seperti dikutip Antara, Jumat (23/6).
Dia menjelaskan jasa penitipan hewan peliharaan, seperti kucing, semakin dicari dan dipergunakan masyarakat menjelang Hari Raya Lebaran, terutama oleh orang-orang yang akan mudik atau pulang ke kampung halaman dan yang pergi berlibur.
Menurutnya, permintaan jasa penitipan kucing di tempatnya mengalami peningkatan setiap menjelang libur Lebaran dibandingkan hari biasanya. Pada Lebaran kali ini, tempat penitipan kucing milik Teguh kembali kebanjiran penghuni.
"Sebagian besar orang memang tidak ingin hewan peliharaannya telantar saat ditinggal mudik, jadi mereka memilih untuk dititipkan. Ada juga yang menitipkan kucingnya karena harus sering ke luar kota," ucap Teguh.
Teguh mengaku harus menambah kapasitas tempat penitipan kucing miliknya selama libur Lebaran.
Kandang-kandang untuk kucing yang dititipkan dibuat terpisah. Satu kucing tinggal di satu kandang dengan bak pasir dan tempat makan masing-masing.
Biaya penitipan satu ekor kucing di "Meeow House" sebesar Rp50.000 per hari. Biaya tersebut di luar biaya lain-lain, seperti makan dan mandi.
"Selama Lebaran ini kami bisa menampung hingga 130 kucing. Saat ini sudah masuk sekitar 80 ekor kucing, tetapi sisa tempatnya sudah 'fully booked'. Jadi, kalau mau pesan tempat selama Lebaran harus beberapa hari sebelumnya," ujarnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya