Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Raih omset Rp 200 juta dari bisnis kelapa

Raih omset Rp 200 juta dari bisnis kelapa pabrik kopra. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Haqqul Bashar memulai bisnis olahan kelapa sejak 2012, mendapatkan pasokan kelapa dari Polewali, Sulawesi Barat.

Haqqul membangun usahanya di bidang pengolahan kelapa saat dirinya masih menjadi pegawai bank milik pemerintah dan mengikuti pelatihan di bidang komoditas ekspor. Tak ingin membuang waktu, Haqqul pun langsung bergerak.

"Ke daerah cari yang jual arang. Manfaatin waktu weekend. Jadi jumat habis kerja, malamnya jam 3 subuh ke daerah. Cari arang sampai kadang Senin subuh baru sampai di Makassar lagi. Tidur 2 jam, ngantor lagi. 4 bulan kaya gitu," papar Haqqul saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (20/2).

Haqqul memaparkan, modal awal membangun bisnis pengolahan kelapa pada tahun 2012 lalu sebesar Rp 25 juta. Kini, Haqqul mengaku memanfaatkan pinjaman dari bank tempatnya dulu bekerja, sebesar Rp 350 juta.

"Buat oven kopra, gudang, sama pakai modal beli kelapa, beli pick up. Pakai kredit bank mantan tempat kerja," jelas Haqqul.

Bisnis pengolahan kelapa tersebut diakui Haqqul sangat menjanjikan. Semula, Haqqul mampu meraih omset sekitar Rp 50 juta per bulan, dalam jangka waktu sekitar 3 tahun, omset Haqqul dari bisnis pengolahan kelapa sudah menyentuh angka Rp 200 juta per bulan.

Pendapatan tersebut diperoleh dari mengolah butiran kelapa, di mana daging kelapa diolah menjadi kopra yang nantinya dipasok ke pabrik-pabrik pembuatan minyak kelapa, sedangkan batok kelapa diolah menjadi arang briket.

Haqqul pun mampu mempekerjakan sebanyak 14 karyawan.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP