Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PT PP Tertarik Ikut Garap Paket 7 Ruas Tol Baru

PT PP Tertarik Ikut Garap Paket 7 Ruas Tol Baru pembangunan tol cijago. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tengah mempersiapkan pelelangan paket pengerjaan 7 ruas tol baru dengan total nilai investasi Rp 151,1 triliun pada 2019.

PT PP (Persero) Tbk sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi menyatakan ketertarikan untuk dapat ikut menggarap salah satu proyek tol tersebut.

"Iya, tertarik ada," ungkap Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk, Lukman Hidayat saat ditanyai rekan wartawan usai sesi konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/8).

Sebagai informasi, sebanyak 7 jalan tol yang akan dilelang pada tahun ini merupakan ruas tol usulan dari pihak badan usaha. Antara lain;

1. Tol Semanan-Balaraja (31,9 km)2. Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg (38,6 km)3. Tol akses menuju Pelabuhan Patimban (37,7 km)4. Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (18,4 km)5. Tol Yogyakarta-Bawen (77 km)6. Tol Solo-Yogyakarta-New Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulon Progo (91,93 km)7. Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (7,35 km)

Lukman melanjutkan, sebelum memutuskan untuk mengikuti proses lelang, pihaknya bakal mengkaji beberapa kriteria terhadap proyek tol yang menjadi target.

"Kita lihat-lihat dulu. Pertama kemampuan keuangan kita. Kedua, kita juga musti lihat kira-kira trafiknya. Ketiga, ada kaitannya enggak tol itu dengan bisnis-bisnis kita yang lain," urainya.

Saat ditanya ruas tol mana yang jadi bidikan, ia belum bisa menyebutkan secara pasti. Namun, Lukman sempat mengusung ketertarikan pada dua ruas tol ini. "Kayak di Kulon Progo kan bikin Airport. Walaupun Airport bukan milik kita, tapi kita berharap seperti itu. Itu salah satu. Tapi kan kita tertarik yang lain juga, misalkan Bawean-Yogya," ujar dia.

Jika benar pemerintah akan memulai proses pelelangan pada tahun ini, sambungnya, maka pengerjaan proyek tol-tol tersebut akan bisa dilakukan oleh kontraktor pemenang tender pada 2020.

"Tendernya kan itu tahun ini. Ya rencananya kan tahun ini diumumkan. Berarti paling tidak pelaksanaannya tahun depan," pungkas Lukman.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP