Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden Jokowi Ungkap Kerjasama yang Bisa Dilakukan ASEAN-Jepang Pulihkan Ekonomi

Presiden Jokowi Ungkap Kerjasama yang Bisa Dilakukan ASEAN-Jepang Pulihkan Ekonomi Presiden Jokowi hadiri KTT Ke-37 ASEAN di Istana Kepresidenan Bogor. ©Muchlis Jr-Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan perang terhadap pandemi Covid-19 masih jauh dari usai. Guna menanggulangi hal tersebut, kata Presiden Jokowi, tidak ada pilihan lain bagi negara-negara untuk bekerja keras dan bekerja sama untuk menggerakkan perekonomian tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

"Tahun 2019 misalnya, investasi Jepang di ASEAN mencapai USD 20,3 miliar, terbesar kedua di kawasan. Volume perdagangan ASEAN-Jepang mencapai USD 225,9 miliar. Kunjungan wisatawan antara keduanya mencapai sekitar 10 juta orang," kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato di KTT ke-23 ASEAN-Jepang secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/11).

Dia mengatakan terdapat dua hal bentuk kerjasama yang dapat dilakukan ASEAN dan Jepang untuk memulihkan kondisi perekonomian kawasan di tengah pandemi. Pertama ialah bekerja sama untuk percepatan pemulihan ekonomi itu sendiri.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menjelaskan bahwa ASEAN dapat menjadi mitra utama Jepang dalam diversifikasi rantai pasokan sekaligus perluasan investasi. "Pandemi juga mengajarkan kita bahwa ketahanan ekonomi sangat terkait erat dengan ketahanan kesehatan. Penguatan sistem ketahanan kesehatan harus menjadi prioritas kerjasama ASEAN dan Jepang," ungkap Presiden Jokowi.

Sebab itu, Presiden Jokowi mendorong untuk segera mendirikan ASEAN Centre for Public Health Emergencies and Emerging Diseases. Presiden Jokowi juga mengatakan Indonesia siap untuk menjadi tuan rumah bagi pusat operasi tersebut.

Bentuk Kerjasama Kedua

keduaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kedua, kerjasama yang dilakukan bersama ASEAN dan Jepang ialah meningkatkan strategic trust dengan menciptakan situasi yang kondusif di kawasan. Sebab, stabilitas keamanan menjadi prasyarat bagi bergeraknya roda perekonomian.

Sementara itu, dia yakin dua hal tersebut dapat dicapai apabila masing-masing pihak mengedepankan paradigma win-win dan berkolaborasi satu sama lain. ASEAN dan Jepang sendiri dapat menjalin kerjasama yang lebih konkret melalui kerangka ASEAN Outlook on the Indo-Pacific.

"Di tengah keterpurukan global, saat ini tidak ada ruang untuk trust deficit. Sebaliknya, strategic trust harus terus dipertebal," ungkap Presiden Jokowi.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP