Polres Tanah Bumbu Gelar Gerakan Pangan Murah Ramadhan, Sediakan Seribu Paket Sembako Murah Jelang Lebaran

Polres Tanah Bumbu menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah Ramadhan 2026, menyediakan seribu paket sembako murah jelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polres Tanah Bumbu Gelar Gerakan Pangan Murah Ramadhan, Sediakan Seribu Paket Sembako Murah Jelang Lebaran
Polres Tanah Bumbu menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah Ramadhan 2026, menyediakan seribu paket sembako murah jelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (AntaraNews)

Polres Tanah Bumbu, Polda Kalimantan Selatan, mengambil langkah proaktif untuk meringankan beban masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Institusi kepolisian ini menyediakan seribu paket sembako murah melalui Gerakan Pangan Murah Ramadhan 2026. Inisiatif ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan yang penuh berkah.

Berbagai kebutuhan pokok esensial tersedia dalam gerakan ini, mulai dari beras SPHP dari Bulog, minyak goreng, daging sapi dan ayam potong, hingga telur dan gula pasir. Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, menegaskan bahwa harga yang ditawarkan jauh lebih ekonomis dibandingkan harga pasar. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi daya beli masyarakat.

Antusiasme masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu sangat tinggi, terlihat dari kerumunan di setiap stan penjualan untuk mendapatkan sembako yang diminati. Untuk memastikan kelancaran dan ketertiban proses pembelian, pihak kepolisian membagikan kupon kepada warga. Selain itu, Kapolres beserta istri dan pengurus Bhayangkari juga turut membagikan takjil serta santunan kepada masyarakat yang membutuhkan, menunjukkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

Gerakan Pangan Murah Ramadhan yang diinisiasi Polres Tanah Bumbu menawarkan harga sembako yang sangat kompetitif, jauh di bawah harga pasaran. Minyak goreng, misalnya, dijual hanya Rp15 ribu per liter, padahal harga di pasaran bisa mencapai Rp19 ribu per liter. Ini memberikan penghematan signifikan bagi konsumen.

Selain itu, daging sapi kualitas premium tersedia dengan harga Rp150 ribu per kilogram, sementara beras SPHP kemasan 5 kilogram dibanderol Rp50 ribu. Gula pasir dijual Rp15 ribu per kilogram, telur ayam Rp25 ribu per kilogram, dan mi instan seharga Rp20 ribu untuk sepuluh bungkus. Ayam potong juga ditawarkan dengan harga menarik, yakni Rp35 ribu per ekor.

Daftar harga sembako yang murah ini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan kebutuhan Lebaran tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar. Ketersediaan beragam komoditas pokok dengan harga terjangkau ini sangat membantu masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan menjelang hari raya.

Respons masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu terhadap Gerakan Pangan Murah ini sangat positif. Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi penjualan, menunjukkan betapa besar kebutuhan akan sembako dengan harga yang lebih murah. Antusiasme ini mencerminkan dampak langsung dari inisiatif Polres Tanah Bumbu.

Untuk mengelola keramaian dan memastikan proses pembelian berjalan lancar serta tertib, pihak kepolisian menerapkan sistem pembagian kupon. Sistem ini efektif dalam mengatur antrean masyarakat, menghindari desak-desakan, dan memastikan setiap warga mendapatkan kesempatan yang sama. Ketertiban menjadi prioritas dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Langkah pengaturan antrean dengan kupon ini membuktikan komitmen Polres Tanah Bumbu dalam melayani masyarakat secara maksimal. Pengalaman berbelanja yang nyaman dan teratur turut menambah nilai positif dari program sembako murah ini. Hal ini juga menunjukkan koordinasi yang baik antara pihak penyelenggara dan masyarakat.

Selain fokus pada penyediaan sembako murah, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi kepedulian sosial lainnya. Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, bersama istri dan para pengurus Bhayangkari, turut aktif dalam membagikan takjil gratis. Pembagian takjil ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan Ramadhan.

Tidak hanya itu, santunan juga diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, memperkuat semangat berbagi di bulan suci ini. Kegiatan sosial ini menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga merangkul aspek kemanusiaan dan sosial. Inisiatif ini menjadi contoh nyata dari semangat gotong royong.

Aksi sosial ini melengkapi Gerakan Pangan Murah, menciptakan suasana Ramadhan yang lebih hangat dan penuh solidaritas. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat. Hal ini juga memperkuat citra positif Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi