PLN akan terapkan subsidi listrik 450 VA pakai sistem e-money
Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berencana akan menyalurkan subsidi listrik tepat sasaran melalui sistem baru. Sistem baru ini dilakukan agar subsidi listrik bisa benar-benar dinikmati oleh pelanggan golongan rumah tangga dengan kapasitas 450 VA.
Direktur Utama PLN, Sofyan Basir mengatakan, sistem baru tersebut berupa penyaluran melalui kartu elektronik pembayaran semacam e-money. Hal itu merubah sistem subsidi saat ini yang masih melalui sistem keuangan PLN sendiri.
"Sementara ini masih lewat PLN. Harapan kami ke depan jika sudah sistem online bank sudah beres dan masuk dalam satu kartu, maka lewat kartu dan direct kepada masyarakat miskin," ujarnya di Gedung WTC, Jakarta, Kamis (8/12).
Mantan bos Bank BRI ini optimis, sistem subsidi tersebut akan berjalan dengan baik. Ditargetkan, pertengahan 2017 mendatang sistem ini bisa segera diterapkan.
"Mungkin mudah-mudahan bisa 2017, tapi ya mungkin pertengahan. Kalau tidak ya awal 2018," kata dia.
Nantinya, perbankan yang akan menjadi bagian dalam wacana ini hanya yang berada dibawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau lebih dikenal dengan Himpunan Bank Negara (Himbara). Saat ini, BUMN kelistrikan tersebut sedang melakukan diskusi dengan pihak Himbara.
"Hampir semua bank (sudah diskusi), karena itu ditangani oleh pemerintah," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya