Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pesawat kecil bakal dilarang di Bandara Soekarno-Hatta & Ngurah Rai

Pesawat kecil bakal dilarang di Bandara Soekarno-Hatta & Ngurah Rai Pesawat besar vs pesawat kecil. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berencana melarang pesawat kecil beroperasi di Bandara Internasional Soekarno Hatta dan I Gusti Ngurah Rai. Hal ini dikarenakan pemerintah ingin menjadikan dua bandara tersebut sebagai hub penerbangan internasional.

Langkah ini dilakukan karena banyak rute internasional yang bisa digarap beberapa maskapai untuk penerbangan langsung melalui kedua bandara tersebut.

"Soetta dan Ngurah Rai rencana akan kita jadikan hub. Ini berjalan lurus dengan rencana kita untuk mendatangkan 20 juta wisatawan asing pada beberapa tahun yang akan datang," ujar Menteri Budi di Kantornya, Jakarta, Selasa (1/11).

Menteri Budi menjelaskan, saat ini penerbangan internasional seperti dari Mumbai, India dan beberapa kota Vietnam harus transit ke beberapa bandara di luar negeri. Apabila rencana ini terealisasi akan mendongkrak kunjungan wisatawan di dalam negeri.

"Pesawat kecil seperti jenis Bombardier dan ATR mendarat di dua bandara itu, harusnya digunakan untuk penerbangan di kota lain untuk penerbangan domestik lainnya melalui bandara lain," terang dia.

Menteri Budi mencontohkan, apa yang sudah dilakukan Lion Grup dengan menjadikan Bandara Adi Soemarmo, Solo menjadi hub baru dapat diikuti maskapai penerbangan lainnya. "Jadi di satu sisi slot di dua bandara itu tidak padat, di sisi lain akan meningkat kota-kota yang dijadikan hub," ungkapnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP