Pesan Presiden Prabowo ke Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat dan Tangguh

Presiden Prabowo menekankan dukungan penuh pemerintah terhadap pasar keuangan nasional.

Immanuel Christian
Oleh Immanuel Christian - Reporter
Pesan Presiden Prabowo ke Investor: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat dan Tangguh
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers keberlanjutan pasar modal Indonesia Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026). (Liputan6.com/Tian) (© 2026 Liputan6.com)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas serta keberlanjutan pasar modal Indonesia, meskipun terdapat dinamika kekosongan kepemimpinan di sektor keuangan. Pernyataan Prabowo ini disampaikan melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Ia juga menekankan bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh dan mampu bertahan di tengah berbagai tantangan global.

"Pesan Bapak Presiden untuk pasar modal, saya kutip: kepada para investor domestik, mitra internasional, dan seluruh rakyat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh," ungkap Airlangga di Wisma Danantara pada hari Sabtu (31/1)

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan dukungan penuh pemerintah terhadap pasar keuangan nasional. Airlangga menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang transparan, adil, dan berstandar internasional demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Pemerintah berdiri teguh di belakang pasar keuangan kita dan berkomitmen pada iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia," ucap Airlangga.

Pesan Prabowo ke Investor: Pemerintah Berdiri Teguh di Belakang Pasar Keuangan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers keberlanjutan pasar modal Indonesia Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026). (Liputan6.com/Tian) © 2026 Liputan6.com

Airlangga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan arahan kepada Kementerian Keuangan serta seluruh jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memastikan bahwa semua aktivitas operasional bursa tetap berjalan dengan baik meskipun sedang dalam masa transisi kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menghindari adanya kekosongan dalam kepemimpinan maupun pengawasan di sektor pasar modal.

“Bapak Presiden menginstruksikan agar tidak ada kekosongan kepemimpinan. Pejabat pelaksana tugas Pjs akan memastikan seluruh fungsi regulasi, aktivitas perdagangan, dan tugas pengawasan berjalan tanpa gangguan,” ujar Airlangga.

Ia juga menambahkan bahwa kekuatan institusi keuangan nasional terletak pada sistem yang dikelola secara konsisten dengan menerapkan prinsip tata kelola yang baik serta praktik terbaik internasional. Hal ini merupakan fondasi yang sangat penting untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas sistem keuangan.

Pesan Prabowo ke Investor: Pemerintah Berdiri Teguh di Belakang Pasar Keuangan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers keberlanjutan pasar modal Indonesia Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026). (Liputan6.com/Tian) © 2026 Liputan6.com

Pada hari Jumat, 30 Januari 2026, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi yang diembannya. Bersama dengan dirinya, dua pejabat tinggi OJK lainnya juga mengundurkan diri, di tengah situasi yang cukup mengkhawatirkan yang melanda pasar modal Indonesia.

Dua pejabat tersebut adalah Inarno Djajadi, yang menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, serta I. B. Aditya Jayaantara, Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, dan Pemeriksaan Khusus.

Mahendra Siregar menjelaskan bahwa pengunduran diri bersama dengan kedua rekannya merupakan tindakan yang mencerminkan tanggung jawab moral mereka. "Langkah tersebut diambil untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan di sektor jasa keuangan Indonesia," ungkapnya.

Setelah pengumuman tersebut, Wakil Ketua DK OJK, Mirza Adityaswara, juga mengumumkan keputusannya untuk mundur dari jabatannya. Pengunduran diri ini telah disampaikan secara resmi dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta akan diproses lebih lanjut berdasarkan mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, yang telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan.

Pesan Prabowo ke Investor: Pemerintah Berdiri Teguh di Belakang Pasar Keuangan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers keberlanjutan pasar modal Indonesia Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026). (Liputan6.com/Tian) © 2026 Liputan6.com

Iman Rachman, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), telah resmi mengundurkan diri dari posisinya. Ia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas tekanan yang terjadi di pasar modal dalam dua hari terakhir.

Pernyataan pengunduran dirinya disampaikan langsung kepada media di Gedung BEI pada Jumat (30/1/2026), tanpa adanya sesi tanya jawab. Menurut Iman, langkah mundur ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas dan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.

:Hari ini saya akan menyampaikan satu statement, teman-teman juga udah ngikutin 2 hari terakhir bagaimana kondisi market kita 2 hari terakhir, walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik, saya ingin menyampaikan statement dan ini tidak ada tanya jawab bahwa saya sebagai Direktur dan Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi 2 hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ungkap Iman kepada wartawan.

Ia menilai bahwa meskipun perdagangan pada pagi hari menunjukkan tanda-tanda perbaikan, keputusan untuk mengundurkan diri tetap diambil demi kebaikan jangka panjang pasar modal. "Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal, semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," tambahnya.

Rekomendasi