Pertamina akui sulit cari investor bangun SPBU di daerah terluar RI
Merdeka.com - Penerapan program BBM satu harga saat ini tengah digenjot pemerintah. Namun, pemerintah mengalami kendala dalam penerapannya yaitu sulitnya menemukan investor yang bersedia menangani program tersebut.
"Kendala kita, kita perlu cari siapa pelaksana-pelaksana nanti, katakanlah orang yang bersedia membangun SPBU, kemudian dengan volume yang demikian kecil itu, mungkin masih kurang menarik ya," ujar Manager Retail PSO Pertamina, Boy J. Lapian di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (10/7).
Meskipun begitu, dia mengatakan sepanjang tahun 2017, program anyar pemerintah Jokowi ini sudah dilaksanakan di 20 titik di wilayah terluar Indonesia.
"Kalau Papua sudah, sudah 20 titik. Sudah sekarang mulai merambah sampai ke daerah Sulawesi, terakhir di Moswaren, Sorong Selatan," katanya.
Sampai 2019 mendatang, Pertamina menargetkan pelaksanaan program BBM satu harga merambah 150 wilayah di Indonesia. Sedangkan, untuk tahun ini Pertamina menargetkan 50 wilayah.
"Kendala kita mesti cari orang yang bersedia untuk berusaha disitu, tapi kita akan terus berusaha agar itu tercapai karena memang itu sudah program pemerintah yang harus kita lakukan," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya