Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perbankan diminta perhatikan aspek lingkungan hidup

Perbankan diminta perhatikan aspek lingkungan hidup Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Bank Indonesia meminta perbankan nasional untuk memerhatikan aspek lingkungan hidup dalam menjalankan fungsi intermediasinya. Hal tersebut terdapat dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) 14/15/PBI/2012 tentang penilaian kualitas aktiva bank umum.

"Dalam menilai kualitas kredit, apsek yang diperhatikan adalah prospek aspek lingkungan hidup," kata Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Irwan Lubis, di Jakarta, Rabu (21/8).

Dia menjelaskan, setidaknya ada tiga aspek yang harus diperhatikan bank ketika ingin menyalurkan kredit. Yakni prospek usaha, kinerja debitur, serta kemampuan untuk mengembalikan dana kredit. "Dalam prospek usaha itu harus dilihat upaya yang dilakukan debitur dalam rangka memelihara lingkungan hidup sesuai dengan perundangan yang berlaku."

Menurutnya, perbankan nasional terlihat massif dalam menyalurkan kredit ke industri pengolahan, perdagangan dan konsumsi. Sayangnya, itu belum diimbangi oleh peningkatan perhatian bank terhadap isu lingkungan hidup.

Hal tersebut bisa berdampak negatif terhadap kinerja bank berupa peningkatan risiko kredit. "Di Sumatera Utara, misalnya, karena ada tekanan dari kelompok masyarakat yang peduli lingkungan hidup, kinerja perusahaan menjadi terganggu. Itu akan berpengaruh pada risiko kredit di bank yang memberikan kredit," jelas Irwan.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP