Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Per Januari, Kemenkeu Catat Pembiayaan Utang Indonesia Rp 122,5 Triliun

Per Januari, Kemenkeu Catat Pembiayaan Utang Indonesia Rp 122,5 Triliun Menkeu Sri Mulyani. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-JK telah melakukan pembiayaan utang sebesar Rp 122,5 triliun atau sekitar 34 persen dari target Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) 2019. Angka ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 27 triliun.

"Kita telah merealisasi pembiayaan utang yang cukup signifikan sebesar Rp 122,5 triliun atau 34 persen," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantornya, Jakarta, Rabu (20/2).

Pembiayaan utang ini terdiri dari pembiayaan dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 119,5 triliun. Lalu dari pinjaman sebesar Rp 2 triliun yang berasal dari pinjaman luar negeri.

Menurut data APBN Kita, pemerintah masih mengandalkan sumber pembiayaan utang utamanya melalui penerbitan SBN. Meskipun terdapat kecenderungan pertumbuhan yang menurun dari sumber pembiayaan SBN seiring menurunnya pertumbuhan defisit APBN selama beberapa tahun belakangan.

"Selain bertumpu pada penerbitan SBN, strategi pembiayaan utang juga melibatkan pinjaman dalam negeri dan luar negeri. Pinjaman dalam negeri mengutamakan pada kegiatan prioritas."

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP