Per 29 Maret, Ada 1.332 UMKM Terganggu Bisnisnya Akibat Virus Corona

Selasa, 31 Maret 2020 10:25 Reporter : Merdeka
Per 29 Maret, Ada 1.332 UMKM Terganggu Bisnisnya Akibat Virus Corona Pengrajin Barongsai dan Naga Liong. ©2020 Merdeka.com/Habib Awwaluddin Rizqiwanto/Magang

Merdeka.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mencatat, per 29 Maret 2020, terdapat 1.332 Koperasi serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) yang terdampak virus corona. Rata-rata pelapor melaporkan bahwa dampak virus corona ini menyebabkan menurunnya penjualan.

"Ada sejumlah 917 KUMKM atau setara dengan 69 persen yang menyatakan turun penjualannya," menurut keterangan yang diterima Liputan6.com, Jakarta, Selasa (31/3).

917 KUMKM dengan penurunan penjualan tersebut berada di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan.

Selanjutnya, keluhan lainnya mengenai sulitnya bahan baku, sejumlah 67 KUMKM atau setara dengan 5 persen yang mengalami kendala. Wilayahnya yakni Banten, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa tengah.

Selain itu, terkait distribusi baik penyaluran bahan baku, penjualan, dan lainnya, yang menyebabkan terhambatnya aktivitas distribusi KUMKM. Sebanyak 119 KUMKM atau setara dengan 9 persen yang mengeluhkan terkait hal ini. Wilayahnya, yakni Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, DKI Jakarta, Riau, Sulawesi Utara dan Banten.

1 dari 1 halaman

Permasalahan Lain

Dari sisi permodalan juga ada yang terganggu akibat virus corona ini, yakni sejumlah 179 KUMKM atau setara dengan 13 persen, menyatakan bahwa mereka sulit mendapatkan permodalan usaha. Wilayah yang terdampak, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Bali, Jambi, Jawa Barat, Yogyakarta,Bali, Kepulauan Riau dan DKI Jakarta.

Terakhir, mengenai aktivitas produksi terhambat, sejumlah 50 KUMKM atau setara dengan 4 persen menyatakan produksinya menurun bahkan terpaksa tidak melanjutkan produksi. Wilayahnya Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bengkulu, Kepulauan Riau dan DKI Jakarta.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Bank Mandiri Tunda Penarikan Cicilan Kredit UMKM Terdampak Covid-19
BNI Siap Bantu Cicilan Kredit UMKM, Begini Skemanya
Menkop Teten Siapkan Stimulus Tingkatkan Penjualan Produk UMKM
Redam Dampak Corona, Pemerintah Beri Bantuan Rp5 Juta untuk Pekerja dan UMKM
Presiden Jokowi Larang Penagihan Utang Pakai Debt Collector pada Ojek Online dan UMKM
Menkop-UKM: Usaha KUMKM Harus Diselamatkan di Tengah Pandemi Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini