Per 1 September, Pertamina siap pasok B20 untuk PLN

Kamis, 23 Agustus 2018 20:26 Reporter : Dwi Aditya Putra
Per 1 September, Pertamina siap pasok B20 untuk PLN nicke widyawati. ©2018 twitter.com

Merdeka.com - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, mengatakan siap menjual bahan bakar minyak (BBM) B20 kepada PLN pada 1 September mendatang. B20 akan digunakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD).

"Kami siap menjual dan PLN siap membeli," katanya usai melangsungkan rapat koordinasi terkait biodiesel di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (23/8).

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali, dan Nusa Tenggara PLN, Djoko Rahardjo Abu Manan, menyatakan pihaknya siap menyerap 2,2 juta kiloliter (KL) dari Pertamina untuk kebutuhan PLTDnya.

Djoko mengatakan, selama ini PLN sendiri mendapatkan pasokan bahan bakar minyak dari tiga supplier. Yakni PT Pertamina (Persero), AKR Corporindo, dan PT Kutilang Paksi Mas (KPM). Namun demikian, dalam penerapannya baru Pertamina yang mampu menyediakan B20.

Maka dari itu, dirinya berharap dengan adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2018, perubahan dari Perpres Nomor 61 Tahun 2015 tentang penghimpunan dan penggunaan dana perkebunan kelapa sawit, seluruh perusahaan produsen pemasok kebutuhan unsur minyak sawit dapat menerapkan kebijakan tersebut.

"Ini udah ada Perpres 66 Tahun 2018 kan, semua harus jual. Jadi kita tunggu," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, penerapan B20 dapat berdampak pada penghematan devisa negara sekitar USD 5,5 miliar per tahun. Dengan asumsi Indonesia menggunakan B20 secara penuh pada PSO dan Non PSO.

"Dengan melaksanakan B20 untuk PSO dan non PSO paling tidak ada dua dampak positifnya. Satu penghematan devisa. Kalau sudah full B20 nya mudah-mudahan dalam waktu enggak lama beberapa bulan kita bisa mencapainya, itu setahun bisa menghemat USD 5,5 miliar," ujar Menko Darmin di Kantornya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini