Pengembang ini tawarkan rumah uang muka Rp 3 juta dan cicilan Rp 800.000/bulan

Kamis, 14 September 2017 17:08 Reporter : Wilfridus Setu Embu
perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - The Padjajaran Residence menawarkan rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan harga jual Rp 141 juta serta suku bunga flat 5 persen dengan tenor 20 tahun. Tak hanya itu, pengembang juga menawarkan angsuran tiap bulan sebesar Rp 800.000.

Pembeli yang berminat dapat mulai memiliki rumah seluas 29/60 tersebut dengan membayar booking fee sebesar Rp 1 juta. Selain itu pembeli juga membayar uang muka sebesar Rp 3 juta. Sedangkan biaya BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan) untuk KPR subsidi sudah masuk dalam harga jual.

"Sebenarnya uang muka yang harus dibayar itu Rp 7 juta. Tapi ada SBUM (subsidi bantuan uang muka) Rp 4 juta, jadinya Rp 3 juta," ungkap sales, Ari kepada merdeka.com, di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tanggerang Selatan, Banten, Kamis (14/9).

Pembeli juga hanya perlu membayar Rp 2,5 juta biaya proses yang terdiri dari Rp 200.000 uang wawancara, Rp 200.000 untuk membuka rekening, serta Rp 1,5 juta dihitung sebagai saldo mengendap.

"Jadi 2,5 juta itu untuk kelancaran dan kepentingan pembeli, bukan buat kita," jelasnya.

Pembeli harus segera melengkapi persyaratan KPR dan menandatangani SPR (Surat Pemesanan Rumah) paling lambat 14 hari setelah membayar booking fee. Jika pembeli mengundurkan diri maka uang muka, biaya proses, dan booking fee dianggap hangus.

"Kalau terjadi penolakan dari pihak bank, maka uang muka akan dikembalikan dan hanya dipotong biaya administrasi saja," kata Ari.

Untuk keperluan administrasi, calon pembeli perlu menyiapkan 4 lembar foto copy KTP suami dan istri, 4 lembar foto copy buku nikah (bagi yang telah menikah), 4 lembar foto copy kartu keluarga, 1 lembar pas foto 3x4 (bila telah menikah, suami dan istri masing-masing 1 lembar), dan surat keterangan domisili, jika alamat KTP tidak sesuai dengan alamat tempat tinggal.

Bagi pembeli yang bekerja sebagai karyawan maka perlu menambahkan beberapa hal, seperti surat keterangan kerja (aktif), slip gaji 3 bulan terakhir, foto copy SIUP/NPWP/keterangan perusahaan, rekening koran/print out buku tabungan 3 bulan terakhir, serta 2 lembar foto copy kartu pegawai

"Untuk yang wiraswasta, kita perlu surat keterangan usaha dari kelurahan, laporan keuangan 3 bulan terakhir dan foto tempat usaha," tandasnya.

Jika syarat di atas telah dipenuhi, maka Anda siap memiliki hunian murah, di Kampung Sasak Bali, Pilar Cikarang, Bekasi. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Perumahan
  2. Properti
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.