Pengamat sebut mitra Go-Food sumbang Rp 1,7 triliun ke RI

Minggu, 6 Mei 2018 10:59 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Ilustrasi Go-Food. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), I Dewa Gede Wisana mengatakan usaha kuliner memiliki potensi untuk terus berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

Berdasarkan hasil riset LD FEB UI pada 2017 menunjukkan mitra UMKM yang tergabung dalam platform Go-Jek di 9 kota berkontribusi lebih dari Rp 1,7 triliun ke perekonomian nasional. Di mana sebanyak 83,3 persen UMKM di kawasan Jabodetabek, mengalami peningkatan volume transaksi setelah menjadi mitra Go-Jek.

"Bila kita melihat data di Jakarta, kontribusinya mencapai Rp 302 miliar dan di Medan mencapai Rp 118 miliar," ungkapnya dalam acara pembukaan GBK Go-Food Festival, di Kompleks GBK, Jakarta, Sabtu (5/5).

CEO dan Founder Go-Jek, Nadiem Makarim mengatakan pihaknya sengaja memilih Jakarta sebagai tempat perhelatan Go-Food Festival agar dampaknya dapat lebih besar dan luas.

"Jakarta kami pilih menjadi lokasi GO-FOOD Festival terbesar karena DKI Jakarta merupakan hub dimana beragam tradisi dan kebudayaan dari seluruh Indonesia berkumpul, termasuk kuliner. Kami ingin dampak positif keberhasilan kami membantu UMKM di Jakarta, bisa kami tularkan ke kota-kota lain," jelasnya.

"Selain itu, kami ingin para merchant-merchant yang berasal dari daerah bisa membuka cabang di Ibu Kota dan menjadi semakin dikenal oleh masyarakat luas," tandas Nadiem. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini