Pemkot Ambon Wujudkan Penataan Pesisir Teluk Ambon Melalui Pembangunan Pasar Batu Merah

Pemerintah Kota Ambon serius menggarap Penataan Pesisir Teluk Ambon dengan membangun Pasar Batu Merah, bagian dari konsep "waterfront city" yang terintegrasi. Proyek ini diharapkan meningkatkan ekonomi dan menertibkan kawasan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkot Ambon Wujudkan Penataan Pesisir Teluk Ambon Melalui Pembangunan Pasar Batu Merah
Pemerintah Kota Ambon serius menggarap Penataan Pesisir Teluk Ambon dengan membangun Pasar Batu Merah, bagian dari konsep "waterfront city" yang terintegrasi. Proyek ini diharapkan meningkatkan ekonomi dan menertibkan kawasan. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, tengah memfokuskan diri pada Penataan Pesisir Teluk Ambon secara komprehensif. Upaya ini diwujudkan melalui pembangunan Pasar Batu Merah yang terintegrasi sebagai bagian integral dari visi "waterfront city" atau kota tepi laut yang modern.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa pembangunan di sepanjang pesisir Teluk Ambon harus dilakukan dengan presisi tinggi. Hal ini bertujuan untuk menjaga keindahan alam kawasan sekaligus mendukung penataan kota yang lebih baik dan berkelanjutan. Perencanaan terintegrasi telah disiapkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang tepi pantai.

Pembangunan Pasar Batu Merah tidak hanya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang signifikan. Lebih dari itu, proyek ini juga bertujuan untuk menata kawasan agar lebih tertib dan rapi, menghilangkan lapak pedagang di badan jalan, serta mengatasi persoalan sampah pasar yang selama ini mencemari laut.

Konsep "Waterfront City" dan Visi Pemkot Ambon

Konsep "waterfront city" menjadi landasan utama bagi Pemerintah Kota Ambon dalam merencanakan masa depan pesisir Teluk Ambon. Wali Kota Bodewin Wattimena menekankan pentingnya pembangunan yang presisi dan terintegrasi. Hal ini untuk memastikan setiap elemen pembangunan selaras dengan tujuan menjaga keindahan dan fungsi lingkungan.

Perencanaan yang matang telah disiapkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang di sepanjang tepi pantai. Pembangunan Pasar Negeri Batu Merah menjadi salah satu proyek strategis dalam rencana besar ini. Ini menunjukkan komitmen Pemkot Ambon untuk tidak hanya membangun fisik, tetapi juga menciptakan ekosistem perkotaan yang harmonis.

Visi Pemkot Ambon melalui proyek ini adalah menciptakan kawasan yang tertib, rapi, dan estetis. Diharapkan tidak ada lagi lapak pedagang yang menempati badan jalan di sepanjang kawasan Batu Merah hingga Pantai Mardika. Penataan ini akan memberikan wajah baru bagi kota Ambon yang lebih modern dan teratur.

Dampak Ekonomi dan Solusi Lingkungan Pasar Batu Merah

Pembangunan Pasar Batu Merah diproyeksikan akan memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan fasilitas yang lebih memadai, para pedagang diharapkan dapat beraktivitas lebih optimal. Ini akan menciptakan peluang ekonomi baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Salah satu masalah krusial yang ingin diatasi adalah keberadaan lapak pedagang di badan jalan. Wali Kota berharap pembangunan pasar baru ini dapat menjadi solusi permanen. Dengan menyediakan tempat yang layak, pedagang dapat berjualan tanpa mengganggu ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas.

Selain aspek ekonomi dan ketertiban, persoalan sampah pasar yang kerap dibuang ke laut juga menjadi perhatian utama. Pasar baru ini diharapkan memiliki sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan terintegrasi. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan Teluk Ambon dan mendukung kelestarian lingkungan maritim.

Dukungan Pemerintah Provinsi dan Target Penyelesaian Proyek

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyatakan dukungannya penuh terhadap pembangunan Pasar Batu Merah. Beliau melihat proyek ini sebagai langkah penting untuk menata kawasan pesisir Kota Ambon. Meskipun ada potensi persaingan dengan aktivitas perdagangan yang sudah ada, kepentingan masyarakat dan penataan kota menjadi prioritas utama.

Gubernur Lewerissa menegaskan bahwa kecintaan terhadap rakyat Kota Ambon dan keinginan untuk wajah kota yang lebih baik menjadi alasan utama dukungannya. Beliau berharap konsep "waterfront city" ini tidak hanya menjadi pusat ekonomi. Namun juga menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat, termasuk melalui pengelolaan kebersihan dan sanitasi yang lebih baik.

Proyek Pasar Batu Merah ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan sejak dimulainya pembangunan. Pasar ini akan dilengkapi dengan 597 kios yang representatif. Selain itu, delapan unit pujasera di lantai dua juga akan tersedia untuk mengakomodasi berbagai jenis usaha kuliner dan lainnya, menambah fasilitas bagi pengunjung.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi