Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tengah gencar mempercepat penyusunan dokumen Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) untuk periode 2025-2045. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk menciptakan iklim investasi yang sangat kondusif di wilayah tersebut. Percepatan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investor ke Sigi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, menjelaskan pentingnya finalisasi dokumen ini sebelum penetapan resmi. Ia menegaskan bahwa RUPM akan menjadi panduan utama investasi Sigi selama dua dekade mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan di Desa Bora, Sigi, pada Sabtu lalu.
Dokumen RUPM ini sangat krusial sebagai jaminan kepastian hukum dan arah investasi ke depan di Kabupaten Sigi. Ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. RUPM akan menjadi kompas bagi pemerintah daerah.
Advertisement
Advertisement
Nuim Hayat mengemukakan bahwa RUPM merupakan kompas pemerintah dalam menarik modal. Dokumen ini tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga terintegrasi penuh dengan prinsip Sigi Hijau. Prinsip ini mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Integrasi tersebut memastikan bahwa investasi yang masuk akan memberikan dampak positif secara ekonomi dan sosial. Selain itu, aspek lingkungan juga menjadi perhatian utama dalam setiap perencanaan pembangunan. Hal ini sejalan dengan komitmen Sigi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Nuim mengatakan, "Tentunya langkah mempercepat penyusunan ini sebagai upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Sigi." Ia menambahkan bahwa RUPM bisa menjadi instrumen utama untuk menarik investasi berkualitas. Investasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Sigi.
Advertisement
"Harapannya Kabupaten Sigi ke depan bisa sebagai salah satu destinasi investasi terkemuka di Sulawesi Tengah," ujar Nuim. Visi ini menunjukkan ambisi Pemkab Sigi untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi regional yang menarik bagi investor.
Advertisement
Ke depan, investor di Kabupaten Sigi diharapkan dapat memperkuat pembangunan berkelanjutan di bidang pertanian dan pariwisata. Kedua sektor ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah. Fokus pada sektor ini juga mendukung diversifikasi ekonomi.
Pentingnya keselarasan RUPM dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sigi juga ditekankan. "Penyusunan RUPM harus memperhatikan keselarasan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sigi," kata Nuim Hayat.
Keselarasan ini memastikan bahwa arah pembangunan dan penanaman modal dapat terencana dengan baik. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi daerah dapat didukung secara berkelanjutan dan terhindar dari konflik pemanfaatan lahan. Dokumen RUPM ini juga menjadi jaminan kepastian hukum dan arah investasi ke depan di Sigi.
Advertisement
"Dokumen RUPM ini sebagai jaminan kepastian hukum dan arah investasi ke depan di Sigi," tegas Nuim. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan bisnis yang transparan dan dapat diprediksi bagi para calon investor.
Sumber: AntaraNews