Pemkab Mabar Siapkan Rp300 Juta Dukung Tour de EnTeTe: Ajang Balap Sepeda 13 Negara Promosikan Pariwisata NTT

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengalokasikan Rp300 juta untuk Tour de EnTeTe, ajang balap sepeda internasional yang melibatkan 13 negara, diharapkan dongkrak pariwisata dan ekonomi lokal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Mabar Siapkan Rp300 Juta Dukung Tour de EnTeTe: Ajang Balap Sepeda 13 Negara Promosikan Pariwisata NTT
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengalokasikan Rp300 juta untuk Tour de EnTeTe, ajang balap sepeda internasional yang melibatkan 13 negara, diharapkan dongkrak pariwisata dan ekonomi lokal. (Merdeka.com)

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) telah mengalokasikan dana sebesar Rp300 juta untuk mendukung penyelenggaraan Tour de EnTeTe. Kegiatan balap sepeda internasional ini dinilai akan semakin mempromosikan pariwisata serta perekonomian di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ajang bergengsi ini akan berakhir di Labuan Bajo, Manggarai Barat, pada tanggal 21 September 2025. Labuan Bajo sendiri merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia.

Tour de EnTeTe yang melibatkan peserta dari 13 negara ini diharapkan menjadi magnet. Ini akan menarik perhatian dunia terhadap keindahan eksotis NTT dan potensi ekonomi yang dimilikinya.

Dukungan Pemkab Mabar untuk Promosi Pariwisata dan Ekonomi

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, mengonfirmasi bahwa dana Rp300 juta tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Alokasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan Tour de EnTeTe.

Labuan Bajo mendapatkan kehormatan besar sebagai lokasi penutupan Tour de EnTeTe 2025. Hal ini menjadi peluang emas untuk menunjukkan keramahan masyarakat dan panorama indah kota tersebut kepada dunia.

Edistasius Endi menyatakan, "Tour de EnTeTe sebagai ajang promosi NTT secara keseluruhan, mungkin ada yang belum mengenal tentang NTT dengan event ini mempromosikan bahwa NTT itu sangat eksotik dan NTT khususnya di Labuan Bajo, Manggarai Barat ini layak dikunjungi dan dipastikan bahwa Kota Labuan Bajo kota adalah ramah masyarakatnya, indah panoramanya."

Penutupan di Labuan Bajo juga diharapkan dapat memberikan dampak positif signifikan terhadap peningkatan ekonomi rakyat. Masyarakat lokal dapat merasakan langsung manfaat dari kedatangan ribuan peserta dan wisatawan.

Tour de EnTeTe: Balap Sepeda Internasional dengan Rute Terpanjang

Etape perdana Tour de EnTeTe 2025 telah resmi dimulai dari halaman Kantor Gubernur NTT. Para peserta menempuh jarak 198,9 kilometer menuju Kabupaten Timor Tengah Utara pada Rabu (10/9).

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat melepas peserta mengungkapkan, "Hari ini kita akan memulai sejarah baru di Nusa Tenggara Timur. Tour de EnTeTe adalah lomba balap sepeda internasional yang melibatkan 13 negara dengan rute terpanjang se-Indonesia. Kita ingin tunjukkan NTT siap di panggung dunia."

Ajang ini diikuti oleh 80 pembalap yang terbagi dalam 16 tim. Mereka berasal dari berbagai negara, menunjukkan skala internasional dari event ini.

Negara-negara yang berpartisipasi meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Australia, Inggris, Belanda, Iran, Mesir, Slovania, Afrika Selatan, Algeria, Prancis, dan China. Keberagaman peserta ini menambah daya tarik Tour de EnTeTe.

Kesiapan dan Harapan Masa Depan NTT

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat telah berkoordinasi erat dengan TNI-Polri untuk memastikan keamanan seluruh rangkaian kegiatan di Manggarai Barat. Aspek keamanan menjadi prioritas utama demi kelancaran acara.

Selain itu, persiapan fasilitas kesehatan juga telah dilakukan secara matang. Puskesmas dan rumah sakit di Labuan Bajo, seperti RS Siloam dan RSUD Komodo, disiagakan.

Tim kesehatan akan mengikuti rombongan peserta sejak perbatasan hingga garis akhir di Labuan Bajo, memastikan penanganan medis yang cepat jika diperlukan. Ini menunjukkan keseriusan dalam menjamin keselamatan peserta.

Melkiades Laka Lena berharap keberhasilan Tour de EnTeTe akan membuka pintu bagi NTT untuk menjadi tuan rumah ajang internasional lainnya di masa depan. Rencana ke depan mencakup tinju internasional, NTT Fashion Week, dan lomba memancing, yang semuanya bertujuan mengangkat nama NTT di kancah global.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi