Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi. Mereka berupaya meningkatkan literasi keuangan serta pemahaman investasi berbasis syariah. Program ini menyasar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Inisiatif ini diwujudkan melalui program "Sekolah Pasar Modal Syariah untuk Negeri". Kegiatan tersebut diikuti oleh pelaku UMKM lokal dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD). Acara berlangsung di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten HSS, Kandangan, pada Senin lalu.
Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setda HSS, Eka Wahyudi, menjelaskan tujuan utama kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa program ini bertujuan memberikan edukasi komprehensif terkait pasar modal syariah. Hal ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Pemkab HSS dan BEI Kalsel.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Pasar Modal Syariah bagi UMKM
Sekretaris Daerah (Sekda) HSS, Muhammad Noor, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Pembukaan ini merupakan bagian dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) HSS Tahun 2025. Ia memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan edukasi ini.
Noor menekankan bahwa pasar modal syariah adalah alternatif pembiayaan dan investasi penting. Konsepnya berlandaskan prinsip syariah yang kuat. Ini berarti investasi tersebut bebas dari unsur riba, spekulasi, dan ketidakjelasan.
"Kegiatan ini menjadi kesempatan yang baik untuk menambah wawasan, meningkatkan literasi keuangan, serta memahami investasi yang halal, aman, dan berkah," ujar Noor. Pernyataan ini menggarisbawahi manfaat besar bagi peserta.
Advertisement
Peningkatan literasi keuangan syariah UMKM menjadi krusial. Ini membantu UMKM mengakses modal secara etis. Selain itu, mereka dapat mengembangkan usaha sesuai prinsip-prinsip Islam.
Advertisement
Edukasi Investasi Halal dan Aman
Eka Wahyudi dari Ekobang Setda HSS menambahkan bahwa edukasi ini sangat relevan. Program ini membekali UMKM dengan pengetahuan investasi yang benar. Tujuannya agar mereka dapat membuat keputusan finansial yang tepat.
Diharapkan masyarakat Kabupaten HSS, khususnya pelaku UMKM dan generasi muda, dapat memanfaatkan peluang ini. Mereka didorong untuk berinvestasi secara bijak dan bertanggung jawab. Hal ini juga penting untuk terhindar dari praktik investasi ilegal.
Inisiatif ini mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Investasi syariah menawarkan jalur yang transparan dan etis. Ini sejalan dengan nilai-nilai masyarakat setempat.
Advertisement
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang literasi keuangan syariah UMKM, diharapkan ekosistem bisnis di HSS semakin kuat. Ini akan menciptakan peluang investasi yang lebih luas. Pada akhirnya, kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat meningkat.
Sumber: AntaraNews