Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, akan menyediakan bantuan transportasi bagi petani Orang Asli Papua (OAP) di kampung. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu pemasaran hasil kebun petani dari wilayah pedesaan ke pusat kota Biak.
Program ini direncanakan akan mulai berjalan pada tahun 2026, dengan menggandeng Perum Damri sebagai penyedia layanan angkutan. Bupati Biak Numfor, Markus Octovianus Mansnembra, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Para petani yang telah memiliki kartu tani akan menjadi prioritas utama penerima manfaat program ini. Mereka dapat memanfaatkan layanan transportasi ini untuk menjual hasil panennya tanpa perlu memikirkan biaya angkut yang selama ini menjadi beban.
Advertisement
Advertisement
Bupati Biak Numfor, Markus Octovianus Mansnembra, menjelaskan bahwa mekanisme penggunaan layanan transportasi ini akan sangat sederhana. Petani hanya perlu menunjukkan kartu tani mereka untuk mendapatkan fasilitas bus Damri yang akan mengangkut hasil kebun.
“Setiap petani di berbagai kampung yang sudah punya kartu tani ketika hasil panennya sudah mau dijual maka dapat dibantu dengan ketersediaan angkutan Damri,” kata Bupati Markus Octovianus Mansnembra di Biak, Sabtu.
Dengan adanya bantuan transportasi petani OAP Biak ini, diharapkan hasil kebun petani dapat dijual langsung ke pasar tanpa menanggung biaya transportasi yang memberatkan. Hal ini tentu akan meningkatkan pendapatan dan daya saing produk pertanian lokal.
Advertisement
Bupati juga berharap kebijakan Pemda untuk membantu angkutan hasil petani ini dapat memperoleh dukungan penuh dari anggota DPRK. Apabila memungkinkan, penggunaan dana Otonomi Khusus (OTSUS) juga akan dipertimbangkan untuk menyediakan transportasi pergi-pulang bagi petani.
Advertisement
Program bantuan transportasi petani OAP Biak ini merupakan bagian dari serangkaian kebijakan pro-rakyat yang dicanangkan oleh Pemkab Biak Numfor. Bupati Markus mengakui bahwa program penyediaan angkutan Damri bagi siswa dan petani merupakan kebijakan yang sangat menyentuh kebutuhan masyarakat.
Selain fokus pada petani, Pemkab Biak Numfor juga terus meningkatkan penyediaan layanan angkutan antar jemput anak sekolah. Peningkatan ini khususnya ditujukan bagi siswa di Distrik Biak Barat, Biak Utara, dan Pulau Numfor.
Layanan angkutan siswa ini bertujuan guna mendukung akses pendidikan yang merata dan aman bagi anak-anak di seluruh wilayah Biak Numfor. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia sejak dini.
Advertisement
Secara keseluruhan, inisiatif ini mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi Orang Asli Papua di Biak Numfor.
Sumber: AntaraNews