Pemerintah Sosialisasi Aturan DNI ke Pengusaha pada 27 November
Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution melakukan rapat kerja terbatas dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani untuk membahas mengenai aturan Daftar Negatif Investasi (DNI). Dalam rapat tersebut, pemerintah menyampaikan sejumlah penjelasan mengenai DNI yang baru.
Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani menginginkan pemerintah melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum menerbitkan aturan DNI yang baru. Hal ini untuk menghindari beda persepsi antara tujuan pemerintah dan kesempatan berusaha investor dalam negeri.
"Kita berdiskusi, terutama mengenai UMKM. Itu kan list nya panjang dan ini belum tersosialisasi dengan baik. Yang tadi di sepakati adalah kita sosialisasi dulu," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (22/11).
Rosan mengatakan, sejak isu penerbitan DNI ini berhembus, belum ada sosialisasi yang dilakukan pemerintah terhadap pengusaha. Hari ini, setelah pertemuan banyak hal baru yang sebelumnya belum disampaikan akhirnya diketahui oleh pengusaha.
"Menurut keterangan beliau, UMKM itu tidak di reduksi. Ini lebih kepada soal perizinan, misalnya soal warnet. Itu jadi tidak perlu lagi izin. Tapi sebenarnya asing tidak bisa masuk, karena menurut UU UMKM itu di bawah Rp 10 miliar itu tak bisa masuk selain berbadan PT. Nah itukan kita tak tahu," jelasnya.
Terkait sosialisasi ini, pemerintah dan Kadin menyepakati akan melakukan sosialisasi pada 27 November mendatang. Pertemuan ini akan dihadiri oleh berbagai pengusaha yang bergerak dalam bidang usaha diatur dalam DNI yang akan terbit pekan depan.
"(Daftarnya) agak banyak ya, jadi susah ngomong satu per satu, karena kita saja baru tahu bahwa renda beda dengan bordir, sablon beda dengan pencetakan. Nah inilah karena sosialisasi tidak jalan. Makanya kami akan tertulis nanti menyampaikannya," jelasnya.
"Terus soal jasa, 16 asosiasi migas, itu mereka bilang saat ini perlu dipertimbangkan yang jasa migas karena pekerjaannya sedang turun. Kita mau selesaikan dulu lah. Tapi minggu depan Pak Darmin dan Pak Airlangga akan memberikan sosialisasi DNI di Solo tanggal 27 November," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya