Pemerintah Setujui Pengadaan 29 Juta Dosis Vaksin PMK Pakai Anggaran PEN

Kamis, 23 Juni 2022 14:34 Reporter : Siti Nur Azzura
Pemerintah Setujui Pengadaan 29 Juta Dosis Vaksin PMK Pakai Anggaran PEN 2.000 Sapi di Jabar Disuntik Vaksin PMK Pekan Ini, Ternak Sehat Diberi Label. ©2022 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Pemerintah menyetujui pengadaan 29 juta dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) bagi hewan ternak pada tahun ini dengan menggunakan dana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

"Disetujui untuk pengadaan vaksin, khusus pada tahun ini itu sekitar 29 juta dosis dan seluruhnya akan dibiayai dengan dana dari KPCPEN," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat internal bersama Presiden Jokowi terkait dengan penanganan PMK pada hewan ternak di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dikutip Antara, Kamis (23/6).

Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memberikan arahan agar jajaran kementerian dan lembaga terkait untuk menyiapkan obat-obatan dan tenaga penyuntik vaksin serta menjaga mekanisme pengawasan terhadap pergerakan hewan ternak dari satu peternakan ke peternakan lain.

"Artinya disinfektan itu penting karena kita juga melihat agar carrier dari virus ini untuk terus diantisipasi," imbuhnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyetujui struktur satgas penanganan PMK yang akan dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB). Kepala BNPB Suharyanto selaku Kepala Satgas Penanganan PMK mengatakan, pihaknya akan segera bekerja bersama dengan unsur-unsur satgas yang berasal dari Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, serta TNI/Polri.

"Tentu saja dalam bertugas ini kami akan berusaha secepat mungkin karena kami sudah punya model pada saat penanganan COVID-19 sehingga hal-hal yang dilakukan saat penanganan COVID-19 yang saat ini juga masih berjalan ini, akan kami terapkan dalam penanganan PMK," kata Suharyanto.

Pihaknya juga akan melakukan rapat-rapat koordinasi di daerah khususnya daerah-daerah yang masuk zona merah PMK. "Mohon dari aparat pemerintah daerah, para gubernur, bupati, dan wali kota menyiapkan sehingga kita bersama-sama bisa menangani penyakit mulut dan kuku pada ternak di Indonesia ini dengan secepat mungkin," katanya. [azz]

Baca juga:
Mentan Syahrul Ungkap 180.000 Sapi di Indonesia Terjangkit PMK
Vaksinasi PMK di Pusat Sapi Perah Terbesar di Bogor
Ridwan Kamil Minta Warga Tak Khawatir PMK saat Iduladha, Hewan Kurban Diberi Booster
Wabah PMK Ternak Sapi di Tulungagung Makin Gawat, Ini Fakta di Baliknya
Ada 3 Juta Dosis, Vaksinasi PMK Hewan Ternak di Sukoharjo Dimulai

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini