Pemerintah Jokowi Bakal Bikin Badan Manajemen Talenta Indonesia

Kamis, 22 Agustus 2019 17:27 Reporter : Dwi Aditya Putra
Pemerintah Jokowi Bakal Bikin Badan Manajemen Talenta Indonesia Jenderal Moeldoko di Aceh. ©2015 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Pemerintah berencana akan membentuk suatu badan untuk manajemen talenta di Indoensia. Badan ini nantinya bertujuan untuk mengelola talenta di berbagai sektor secara sistematis dan terintegritas.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyusun grand design manajemen talenta nasional yang akan diikuti oleh penyusunan tata kelola serta kelembagaan terkait. Adanya badan ini, diharapkan para talenta akan memberikan kontribusi besar kepada negara.

"Saya bayangkan anak-anak hebat dikumpulkan dan dikapitalisasi oleh negara akan membantu memberikan pertumbuhan ekonomi," kata dia dalam diskusi di Jakarta, Kamis (22/8).

Moeldoko mengatakan, beberapa cakupan yang akan berada di bawah badan ini di antaranya adalah talenta industri, talenta seni budaya, talenta ristek dan Inovas, serta talenta olah raga. Namun tidak menutup kemungkinan, seiring berjalan akan memuat lagi banyak talenta-talenta yang ada di Indonesia.

"Targetnya, harapannya paling lambat di 2020 ya (badan manajemen talenta) terbentuk," imbuh dia.

Di tempat yang sama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, paling penting selain dibentuknya badan untuk para talenta adalah masalah pendidikan. Menurut dia, pendidikan serta pelatihan untuk para talenta ini menjadi nilai tambah bagi individu tersebut.

"Boleh dibilang langkah utama kita harus berupaya menginternasionalkan talenta kita. Karena talenta kita banyak sekali. Mereka tidak pernah terekspos pendidikan terbaik. Jadi saran saya kita optimalkan dengan menempuh pendidikan dan pelatihan yang terbaik sesuai bidangnya," kata dia.

Menteri Bambang mengatakan, dengan diberikan pendidikan dan pelatihan para talenta ini akan berkesempatan besar menjadi lebih unggul. Baik dari sisi kreativitas di bidang masing-masing talenta maupun sektor pendidikan.

"Menurut saya skema ini sangat baik untuk individu. Satu mereka bisa optimal menjadi atlet dan mendapatkan sarjananya untuk bekerja secara profesional," pungkas dia. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Kabinet Jokowi
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini