Pelni Siapkan 26 Kapal Angkut Penumpang untuk Libur Natal dan Tahun Baru
Merdeka.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) memprediksi peningkatan penumpang sebesar 5,8 persen di libur Natal dan Tahun Baru 2020. Tahun ini diprediksi akan ada 548.801 penumpang yang menggunakan kapal milik Pelni.
"Jumlah peningkatan 2018 ke 2019 sekitar 5 persenan," kata Plt Mgr Humas Kelembagaan dan CSR Pelni, Idayu Adi Rahajeng di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (18/12).
Pada tahun 2018 di periode sama, Pelni tercatat telah memberangkatkan 516.825 penumpang di seluruh Indonesia. Pada tahun sebelumnya, Pelni telah mengangkut 411.013 penumpang di libur natal 2016 dan tahun baru 2017.
Tahun ini kata Idayu Pelni menyiapkan 26 kapal penumpang yang akan beroperasi. Kapal itu tersebar di seluruh perairan Indonesia. Di musim Natal dan Tahun Baru, pelayanan terkonsentrasi di wilayah timur Indonesia. Bahkan, Pelni melakukan penambahan rute di Indonesia Timur.
"Ada beberapa kapal yang rerouting kita deviasikan," ujar Idayu.
Apa itu Deviasi?
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDeviasi merupakan penambahan pelabuhan di lokasi tujuan penumpang. Perubahan dan penambahan rute di kawasan timur misalnya terjadi di Ambon port dan Papua.
Di Papua beberapa penambahan rute ada di Merauke, Sorong, Manokwari, dan Biak. Alasannya banyak penumpang yang ingin merayakan natal dan tahun baru di wilayah Indonesia Timur.
"Di timur ada sekitar 10 kapal penumpang," sebutnya.
Masa operasi Nataru Pelni sudah beroperasi sejak 11 Desember 2019 dan akan berakhir pada 8 Januari 2020 mendatang. Semua kapal juga sudah disiapkan secara maksimal. Perawatan kapal ini bertujuan untuk zero accident, keselamatan kapal, dan kenyamanan penumpang.
"Armada kami semuanya siap untuk menghadapi nataru 2019 dan angkutan tahun 2020," tutup Idayu.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya