Molor 3 Tahun, Lion Parcel Target Melantai di Bursa Saham pada 2024

Selasa, 4 Mei 2021 15:15 Reporter : Merdeka
Molor 3 Tahun, Lion Parcel Target Melantai di Bursa Saham pada 2024 Ilustrasi Lion Parcel. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Lion Express atau Lion Parcel menargetkan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada 2024. Rencana tersebut mundur 3 tahun, di mana sebelumnya anak usaha dari Lion Air Group tersebut berharap bisa masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2021 ini.

CEO Lion Parcel, Farian Kirana mengatakan, proyeksi IPO masih ada dalam timeline perseroan meski mengalami kemunduran hingga 2024.

"Kita masih ada persiapan. IPO itu kita masih on the table, cuma mungkin bukan tahun ini. Mungkin kita melihat ada beberapa tahun lagi buat persiapan, mungkin sekitar 3 tahun," ujarnya di Done Spark, Jakarta, dikutip Selasa (4/5).

Farian menyatakan, pandemi Covid-19 jadi salah satu alasan rencana IPO tersebut molor. Sebab wabah tersebut berpengaruh terhadap jasa pengiriman barang, khususnya ke luar negeri.

"Salah satunya (karena Covid-19). Karena kalau kita lihat pengiriman internasional itu lebih terdampak daripada domestik. Jadi banyak flight-flight yang tadinya sudah flight kita cancel. Tapi kalau domestik kan masih bisa," ungkapnya.

Jasa pengiriman barang secara internasional memang jadi salah satu landasan utama kenapa Lion Parcel berencana IPO. Farian mengutarakan, Lion Parcel betul-betul ingin jadi perusahaan independen dan lebih berkembang.

"Ketika kita IPO, itu adalah milestone untuk bisa mengembangkan lebih besar lagi dari kapasitas sekarang ini," sebutnya.

Baca Selanjutnya: Punya Maskapai di Negara Tetangga...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bursa Saham
  3. Lion Air
  4. Logistik
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini