MNC Asset Management Sebut Kasus Jiwasraya Tak Berdampak ke Bisnis

Jumat, 26 Juni 2020 14:16 Reporter : Siti Nur Azzura
MNC Asset Management Sebut Kasus Jiwasraya Tak Berdampak ke Bisnis jiwasraya. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kejaksaan Agung kembali menetapkan tersangka baru terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (persero) Tbk. Berdasarkan bukti yang diperoleh dalam pengembangan penyidikan kasus tersebut, 13 korporasi ditetapkan sebagai tersangka, salah satunya PT MNC Asset Management (PT MAM).

Direktur Utama PT MAM, Frery Kojongian mengatakan, produk reksa dana yang dimiliki oleh Jiwasraya merupakan single investor dan hanya satu produk dari 36 produk reksa dana yang dikelola oleh MAM. Sehingga, kasus ini tidak berpengaruh terhadap bisnis PT MAM.

"Jiwasraya hanya memiliki satu produk reksa dana yaitu MNC Dana Syariah Ekuitas II, dan hal ini tidak berdampak pada 35 produk lainnya, disamping itu total dana kelolaan pada produk MNC Dana Syariah Ekuitas II ini hanya 2,9 persen dari seluruh total dana kelolaan yang ada di MAM per 26 Juni 2020," kata Frery melalui keterangan resminya, Jumat (26/6).

Dia juga memastikan agar nasabah tidak perlu panik karena MAM adalah salah satu Manajer Investasi (MI) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang senantiasa selalu patuh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya, selama 20 tahun berdiri, MAM sebagai salah satu unit usaha MNC Financial Service akan selalu mengedepankan kepentingan nasabah dan senantiasa menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami imbau kepada seluruh nasabah untuk tidak khawatir, karena hingga saat ini proses subscription, switching dan redemption masih berjalan normal. Kami akan selalu kooperatif dan patuh mengikuti proses hukum yang berjalan," imbuhnya.

1 dari 1 halaman

Belum Terima Pemberitahuan Resmi

Perihal berita penetapan status tersangka terhadap MAM, saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi dari Kejaksaan Agung. Untuk itu manajemen MAM akan menelaah lebih lanjut penetapan status tersangka tersebut. Selain itu, secara data-data internal yang ada, pihaknya berpendapat tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan.

"Kami akan berkoordinasi dengan konsultan hukum/kuasa hukum untuk melakukan klarifikasi yang diperlukan terhadap penetapan status tersangka ini," mengutip keterangan resmi perusahaan yang diterima merdeka.com, Jakarta, Kamis (25/6).

MAM berkomitmen untuk mendukung pemerintah menuntaskan kasus Jiwasraya dan akan bersikap kooperatif dalam proses pengadilan yang sedang berlangsung di Kejaksaan Agung. Selain itu, MAM selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah.

Kepada nasabah, manajemen MAM mengimbau untuk tetap tenang. MAM akan melakukan segala tindakan yang dianggap perlu untuk melindungi kepentingan nasabah. "Pernyataan ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan dari investor, sekaligus merupakan klarifikasi atas pemberitaan yang beredar di media massa," katanya. [azz]

Baca juga:
Kejaksaan Agung Kembali Periksa Benny Tjokrosaputro
Kembangkan Kasus Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa Komisaris PT Trada Alam Minera
OJK: 13 Manajer Investasi Tersangka Kasus Jiwasraya Masih Beroperasi Seperti Biasa
Terseret Kasus Jiwasraya, MNC Asset Management Ikuti Proses Hukum yang Berlaku
Pejabat Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya, OJK Dukung Proses Penegakan Hukum
Terseret Kasus Jiwasraya, 13 Korporasi dan Pejabat OJK Jadi Tersangka

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini