Menteri Susi: Teknologi deep sea water akan dikembangkan di Morotai
Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti tengah mengupayakan pembangunan pulau-pulau kecil dan terluar Indonesia melalui program Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT). Salah satu hal yang mendukung upaya ini adalah proyek deep sea water yang merupakan teknologi Jepang untuk menghasilkan energi baru terbarukan dan mengalirkan listrik di pulau-pulau kecil Indonesia.
Teknologi ini rencananya akan dikembangkan di Pulau Morotai sebagai salah satu dari 12 lokasi SKPT. "Tadi malam kita ketemu Kedubes Jepang, bahas deep sea water. Kita termasuk salah satu negara yang diseleksi akan menerima (dana hibah deep sea water)," ujar Susi di kediamannya Jalan Widya chandra, Jakarta Selatan (9/12).
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Perikanan dan Kelautan, Bramantyo Satyamurti Poerwadi mengatakan, Indonesia sudah terdaftar sebagai salah satu negara yang mengikuti seleksi penerima hibah deep sea water buatan Jepang.
"Deep sea water ini merupakan alat teknologi yang mekanisme kerjanya memanfaatkan perbedaan temperatur dalam air. Perbedaan temperatur air menimbulkan perputaran yang dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik," ujar Bramantyo.
Penggunaan deep sea water sebagai penghasil sumber listrik alternatif, akan memberi dampak yang baik kerena dapat mengganti penghasil energi listrik sebelumnya. Nantinya, Deep sea water tersebut akan di tempatkan pada pulau pulau terluar yang juga menjadi proyek pembangunan oleh KKP.
Bramantyo berharap Indonesia menjadi salah satu negara penerima hibah. Mengingat banyak negara yang mengikuti seleksi. "Kita berdoa saja, semoga kita menjadi salah satu negara yang nantinya menerima Deep sea water. Melihat ada banyak negara juga yang ikut seleksi," ujar Bramantyo.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya