Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Basuki resmikan rumah apung di Semarang

Menteri Basuki resmikan rumah apung di Semarang Menteri PU Pera Basuki Hadimuljono. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan rumah apung di Kampung Tambak Lorok, Kecamatan Semarang Utara, Semarang, Jawa Tengah. Rumah apung yang diberi nama dengan Balai Apung di Kota Semarang ini merupakan pilot project program pembangunan rumah apung pertama di Indonesia.

Balai apung ini berdiri di atas lahan tambak warga seluas 10x14 meter yang menjadi wahana apung. Rumah apung di Kawasan nelayan Tambak Lorok ini diinisiasi oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian PU-Pera.

Basuki mengungkapkan, proyek bangunan apung Tambak Lorok merupakan fokus Kementerian PU-Pera sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo.

"Infrastruktur bangunan sendiri didesain sebagai langkah awal mewujudkan kampung apung bahari atau kampung maritim di pesisi Utara Semarang. Di mana selama ini kawasan ini mengalami deformasi tanah yang cukup signifikan," ujarnya, Jumat (25/11).

Basuki menjelaskan balai apung ini merupakan rumah contoh atau prototipe bangunan apung. Saat ini difungsikan sebagai perpustakaan bagi warga sekitar Kawasan Tambak Lorok.

"Tujuannya untuk taman baca anak-anak, orangtua agar lebih banyak informasi soal bahari," ucapnya.

Basuki berharap melalui inovasi balai apung tersebut akan menjadi langkah awal meningkatkan inovasi di bidang infrastruktur. "Paling tidak pada tahun depan (2017) harapan kami Kawasan Tambak Lorok ini menjadi perkampungan layak huni dan sebagai pecontohan kampung bahari. Tentunya peran pemerintah kota sangat penting dan kami akan mendukung," pungkasnya.

Konstruksi bangunan balai apung sendiri dibangun selam satu tahun dengan bahan sterrofoam dan beton. Tekonologi apung ini pun dikembakangkan dengan sistem Modular Wahana Apung (Simowa) yang ramah lingkungan. Bangunan ini juga dilengkapi self energy dengan menggunakan solar panel berkapasitas 1000 watt.

Selain memenuhi kebutuhan air bersih, bangunan ini juga dipasang destilator sebagai pengubah air laut menjadi air bersih. Sedangkan untuk pembuangan menggunakan biofil yang merupakan teknologi terkini.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP