Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Luhut: Studi kelayakan kereta Jakarta-Surabaya gunakan APBN

Menko Luhut: Studi kelayakan kereta Jakarta-Surabaya gunakan APBN Ilustrasi Kereta Cepat. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menggelar rapat bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Rapat tersebut membahas kereta semi cepat Jakarta-Surabaya.

Hasil rapat ini, Luhut menyebut feasibility study (uji kelayakan) proyek ini akan menggunakan anggaran pemerintah melalui APBN. Luhut menargetkan, dalam 6 bulan ke depan studi tersebut telah selesai.

"Kereta semi cepat Jakarta-Surabaya FS bisa segera tahun depan BPPT plus Jepang, pendanaannya dari kita. Nah berapa lama, kita harap enam bulan. Ada tikungan yang perlu diluruskan," ujarnya di Gedung BPPT I, Jakarta, Jumat (11/11).

Meski demikian, Menteri Bambang terlebih dulu akan menghitung secara pasti dana yang akan dihabiskan, dan apakah dana untuk uji kelayakan ini benar menggunakan dana pemerintah atau swasta.

"Pendanaannya, Pak Bambang memberikan alternatif, apakah B-to-B (swasta), apakah G-to-G (pemerintah), ini kan 10 tahun grace period pembiayaan 40 tahun. Pak Bamabang sedang exercise," jelas dia.

Dalam 1 bulan ke depan, Luhut akan memutuskan skema mana yang diambil pemerintah. Setelah itu, dia akan menemui pihak Jepang untuk tahap finalisasi.

"Tanggal 25 seperti hari ini kita akan putuskan. Nanti minggu pertama Desember sudah terkumpul, minggu kedua Desember ketemu pihak Jepang selesaikan masalah itu‎‎," tandas dia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP