Menko Luhut soal Penurunan Harga Tiket Pesawat: Kita Jaga Maskapai agar Tak Bangkrut

Jumat, 21 Juni 2019 18:05 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Menko Luhut soal Penurunan Harga Tiket Pesawat: Kita Jaga Maskapai agar Tak Bangkrut Luhut Panjaitan. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-JK mengambil sejumlah kebijakan untuk mengatasi persoalan mahalnya harga tiket pesawat. Salah satu kebijakan pemerintah yaitu menurunkan tarif batas atas (TBA) untuk penerbangan domestik sebesar 12-16 persen.

Tak berhenti di situ, pemerintah juga memutuskan untuk menurunkan harga tiket bagi maskapai penerbangan bertarif rendah atau LCC seperti Lion Air dan Citilink khusus domestik.

Terkait kebijakan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa pemerintah tentu akan tetap memperhatikan kepentingan bisnis maskapai. Dengan begitu, kebijakan tersebut tidak malah membebani maskapai.

"Yang pasti kami pelihara supaya dia tidak sampai bangkrut," kata dia saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (21/6).

Dukungan yang diberikan pemerintah selanjutnya dapat berupa pemberian insentif fiskal ke maskapai penerbangan domestik. Hal tersebut dilakukan untuk menekan biaya operasional para maskapai tersebut.

"Harga avtur, itu produsennya hanya satu, Pertamina. Presiden sudah minta kasih 2 atau 3. Mengenai pajak-pajak yang tidak perlu, Kementerian Keuangan sudah setuju untuk dihilangkan," jelasnya.

Guna mengatasi beban operasional, pihak maskapai pun diajak untuk melakukan berbagai langkah efisiensi. "Efisiensi dilakukan bisa untuk turunkan harga tiket," jelas dia.

Meskipun demikian, dia mengakui bahwa harga tiket pesawat terbang di Indonesia sudah termasuk yang paling murah. "Tapi secara global harga tiket kita masih 6 besar di bawah (paling murah). Hanya menaikan itu terlalu cepat," tandasnya. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini